GAMBARAN KECANDUAN SMARTPHONE PADA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.35328/bxkcx111Kata Kunci:
Kecanduan Smartphone, RemajaAbstrak
Kecanduan smartphone pada remaja menjadi masalah yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi yang mempermudah akses informasi dan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis durasi penggunaan smartphone, aktivitas penggunaan smartphone, dan gambaran kecanduan smartphone pada remaja di SMAN 9 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif dan analisis univariat. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Smartphone Addiction Scale Short Version (SAS SV). Sampel penelitian ini terdiri dari 54 siswa SMAN 9 Pekanbaru dengan teknik sampling purposive sampling. Hasil penelitian yang dilakukan di SMAN 9 Pekanbaru menunjukkan bahwa durasi penggunaan smartphone terbanyak adalah > 6 jam dengan 31 responden (57,4%) dan aktivitas penggunaan yang paling banyak 26 responden (48,1%) menggunakan internet browsing, social media, dan gaming. Rata-rata skor kecanduan smartphone yang diperoleh adalah 28,80 dengan rentang nilai 10 - 60. Kesimpulan dari penelitian ini adalah durasi penggunaan smartphone yang panjang dan aktivitas penggunaan merupakan faktor pemicu dari kecanduan smartphone pada remaja. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang kecanduan smartphone pada remaja dan menjadi referensi bagi pihak sekolah serta instansi kesehatan dalam merancang program untuk mencegah dampak negatif dari penggunaan smartphone.
Unduhan
Referensi
Apriany, D., Iryan, D., & Mulyati, R. (2021). Intensity of gadget usage and sleep quality on teenager in senior high school: cross sectional study. Risenologi, ia(September), 59- 69. https://www.ejurnal.kpmunj.org/index.php/risenologi/article/view/214
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Survei penetrasi internet indonesia 2024.
Databoks. (2020, Janurari 20). Berapa jumlah pengguna smartphone dunia. Retrieved Juni 15,2023.
Fadhilah, L., Hayati, E. N., & Bashori, K. (2021). Nomophobia di Kalangan Remaja. Jurnal Diversita, 7(1), 21–29. https://doi.org/10.31289/diversita.v7i1.4487.
Hanum, Z. (2021). Kemenkominfo: 89% Penduduk Indonesia Gunakan Smartphone.Media Indonesia (online). https://mediaindonesia.com/humaniora/389057/kemenkominfo-89-penduduk indonesia-gunakansmartphone
Kwoon, M., Lee, J.-Y., Won, W.-Y., Park, J.-W., Min, J.-A., Hahn, C., Gu, X., Choi, J.-H., & Kim, D.-J. (2013). Development and Validation of a Smartphone Addiction Scale (SAS). Plos One, 8(2).
Rini, M. K., & Huriah, T. (2020). Prevalensi dan Dampak Kecanduan Gadget Pada Remaja: Literature Review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1).
Sebayang, S. (2019). Hubungan Penggunaan Gadget Dengan Pola Interaksi Sosial Remaja Di SMP Negeri I Kecamatan Sitoluori. 1(2).
Setiawan, F., & Yuliani, W. (2021). Literature review hubungan kecanduan smartphone dengan gangguan emosional remaja. Borneo Student Research, 3(1), 2021.
Shinta Rahma Nata Sari, Fathra Annis Nauli, Wasisto Utomo. (2020). Gambaran Perilaku Cyberbullying Pada Remaja di Sman 9 Pekanbaru. Jurnal Keperawatan Sriwijaya. 7(2), 1- 9.
Siste et al, 2020. The Impact of Physical Distancing and Associated Factors Towards Internet Addiction Among Adults in Indonesia During COVID-19 Pandemic: A Nationwide Web-Based Study. Front Psychiatry
Sumanto, D., & Nuraeni, D. (2020). Kontrol Sosial Orang Tua Dalam Penggunaan Smartphone Dikalangan Remaja. Prosiding seminar nasional, 126–138.
Syafriani, S. (2021). Perbedaan Smartphone Addiction Pada Remaja Laki-laki Dan Perempuan di Kota Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Wardhany, T., Suroso, S., & Farid, M. (2024). The Relationship of Academic Stress, Self-Control, Social Exclusion with Smartphone Addiction in Junior High School Students. Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health), 10(2), 399-412.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










