FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERCOBAAN BUNUH DIRI PADA REMAJA

Penulis

  • Yeni Devita Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Riau, Indonesia
  • Dina Muharrom Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Riau, Indonesia
  • Rina Herniyanti Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Riau, Indonesia
  • Ulfa Hasana Program Studi S1 Keperawatan, Fakultas Keperawatan, Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru, Riau, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35328/mzmsv403

Kata Kunci:

Percobaan Bunuh Diri, Remaja, Keperawatan Psikiatri, Penilaian Risiko, SBQ-R

Abstrak

Perilaku bunuh diri pada remaja merupakan persoalan kesehatan mental yang semakin meningkat dan dipengaruhi oleh berbagai determinan, meliputi aspek psikologis, keluarga, lingkungan sosial, biologis, serta pengalaman percobaan bunuh diri sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan percobaan bunuh diri pada remaja di SMAN 12 Pekanbaru. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Sampel berjumlah 308 siswa yang dipilih melalui teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Suicide Behavior Questionnaire-Revised (SBQ-R). Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi <0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 24,4% responden berada pada risiko rendah, 28,2% risiko sedang, dan 47,4% risiko tinggi. Analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor psikologis, keluarga, lingkungan, biologis, serta riwayat percobaan bunuh diri sebelumnya tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan percobaan bunuh diri pada remaja (P Value 0,119). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat faktor dominan yang berhubungan secara signifikan dengan percobaan bunuh diri pada responden penelitian.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abduh, M., Alawiyah, T., Apriansyah, G., Sirodj Abdullah, R., & Afgani, M. win. (2021). Survey Design: Cross Sectional dalam Penelitian Kualitatif. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 5(1), 31–38. https://doi.org/10.22437/jiituj.v5i1.12886

Adelia, P. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ide Bunuh Diri pada Perempuan Dewasa Awal Analysis of Factors Influencing Suicidal Ideation in Early Adult Women Abstrak. 11(02), 844–864.

Ahmad Fahrurrozi. (2022). Perkembangan Dan Penanaman Nilai Agama Pada Masa Remaja. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 52–61. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v2i1.32

Alesha Muslim, M., Auliya Rahmawati, N., Mu, Z., Billah, tasimah, & Sultan Ageng Tirtayasa, U. (2024). Faktor Penyebab Bunuh Diri Pada Mahasiswa. Jurnal Ilmu Hukum, 1(2), 261–266. https://doi.org/10.62017/syariah

Arafat, F. Y., Harpa, A., & Syarif, A. A. (2023). Perspektif Kriminologi Terhadap Tindakan Bunuh Diri (Suicide) Di Wilayah Hukum Polisi Resort Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Hukum, 6, 55–63.

Aulia, N., Yulastri, & Sasmita, H. (2020). Faktor Psikologi Sebagai Risiko Utama Ide Bunuh Diri pada Remaja di Kota Rengat Kabupaten Indarigiri Hulu. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 11(April), 6–15.

Auliya, N. P. D., & Setiyowati, N. (2024). Systematic Literature Review Based on Big Data: Dukungan Sosial dan Psychological Well-Being pada Remaja. Psyche 165 Journal, 17(2), 134–139. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i2.367

Avelline, M. (2021). Hubungan Alexithymia Dan Kecenderungan Bunuh Diri Pada Remaja Laki-Laki Di Surabaya. Experientia: Jurnal Psikologi Indonesia, 9(2), 126–136. https://doi.org/10.33508/exp.v9i2.2904

Dekanawati, V., Astriawati, N., Setiyantara, Y., Subekti, J., & Kirana, A. F. (2023). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Diklat Kepabeanan Terhadap Kepuasan Peserta Pelatihan. Jurnal Sains Dan Teknologi Maritim, 23(2), 159. https://doi.org/10.33556/jstm.v23i2.344

Diva, V., Hamzah, S., & Triwahyuni, A. (2023). Kesepian sebagai faktor prediktif ide bunuh diri di kalangan mahasiswa: Studi pada mahasiswa Universitas Padjadjaran selama pandemi Covid-19. 9(2), 85–97.

Febrianti, D., & Husniawati, N. (2021). Hubungan Tingkat Depresi dan Faktor Resiko Ide Bunuh Diri pada Remaja SMPN. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 85–94. https://doi.org/10.37012/jik.v13i1.422

Gusmunardi, Safrika, R., & Sasmita, H. (2023). Faktor Resiko Dan Faktor Protektif Resiko Bunuh Diri Pada Remaja. Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 13(Januari), 75–82. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM

Hamidah, S., & Rizal, M. S. (2022). Perkembangan Remaja. Journal of Community Engagement in Health, 5(2), 237–248. https://doi.org/10.30994/jceh.v5i2.384

Hasanudin, F., Yuke Yolanda, & Muhammad Zahrie Nurhadiansyah. (2023). Kasus Bunuh Diri Dan Peran Keluarga. Al-Mawarid Jurnal Syariah Dan Hukum (JSYH), 5(2), 173–192. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol5.iss2.art4

Idham, A. F., Sumantri, M. A., & Rahayu, P. (2019). Ide Upaya Bunuh Diri pada Mahasiswa. Intuisi Jurnal Psikologi Ilmiah, 11(3), 177–183. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/INTUISI

Junaedi, J., & Wahab, A. (2023). Hipotesis Penelitian dalam Kesehatan. Jurnal Pendidikan Dan Teknologi Kesehatan, 6(2), 142–146. https://doi.org/10.56467/jptk.v6i2.98

Kevin, Y., & Larasati, N. U. (2020). Fenomena Bunuh Diri Egostik di Indonesia dalam Perspektif Kriminologi. Anomie, 2, 168–180.

Krisnandita, G. O., & Christanti, D. (2022). Hubungan Antara Religiusitas dengan Kecenderungan Bunuh Diri pada Individu Dewasa Awal. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4(5), 3362–3371.

Mailita, W., Arianti, D., & Susanti, A. (2022). Tinjauan Penatalaksanaan Kegawatdaruratan pada Remaja dengan Bunuh Diri di SMK Muhammadiyah Padang. Jurnal Sosial Teknologi, 2(3), 276–281. https://doi.org/10.59188/jurnalsostech.v2i3.310

Mardiyanto, I. (2023). Jurnal Hukum Non Diskriminatif Tinjauan Viktimologi Terhadap Kejahatan Bunuh Diri ( Victimless Jurnal Hukum Non Diskriminatif. 1(2), 51–58. https://doi.org/10.56854/jhdn.v1i2.137

Marled, W., Yoanita, B., & Arman, L. (2023). Resiliensi Tinggi Remaja Di Kupang Menurunkan Ide Bunuh Diri. Jurnal Keperawatan, 15(1), 349–356. http://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan%0ARESILIENSI

Norfai. (2021). Analisis Data Penelitian (Analisis Univariat, Bivariat dan Multivariat). CV. Penerbit Qiara Media.

Panggalo, S. L., Arta, S. K., Qarimah, N. S., Adha, F. R., Laksono, R. D., Aini, K., Ayu, S., & Judijanto, L. (2024). Kesehatan Mental. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Pradipta, I. M. R., & Valentina, T. D. (2024). Faktor Internal Psikologis Terhadap Ide Bunuh Diri Remaja Di Indonesia. Journal Of Social Science Research, 4(2), 8092–8109.

Pratama, D., & Sari, Y. P. (2021). Karakteristik Perkembangan Remaja | Jurnal Edukasimu. Edukasimu.Org, 1(3), 1–9. http://edukasimu.org/index.php/edukasimu/article/view/49

Putra, S., Syahran Jailani, M., & Hakim Nasution, F. (2021). Penerapan Prinsip Dasar Etika Penelitian Ilmiah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 27876–27881.

Putri, A. (2024). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Ide Bunuh Diri pada Perempuan Dewasa Awal Analysis of Factors Influencing Suicidal Ideation in Early Adult Women Abstrak. 11(02), 844–864.

Putri, K. F., & Tobing, D. L. (2020). Tingkat Resiliensi dengan Ide Bunuh Diri Pada Remaja. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(01), 1–6. https://doi.org/10.33221/jiiki.v10i01.392

Ramadhani, J., Hardinata, P., & Masfufah, U. (2020). Faktor risiko terjadinya perilaku bunuh diri pada remaja: Sebuah kajian literatur. Jurnal Flourishing, 3(7), 286–292. https://doi.org/10.17977/10.17977/um070v3i72023p286-292

Rantung, M. (2021). Hubungan Faktor Lingkungan Sosial Dengan Ide Bunuh Diri Pada Remaja Di Kbupaten Minahasa. Jurnal Keperawatan, 13(1), 213–226.

Rini, R. (2022). Perilaku Menyakiti Diri Sendiri Bentuk, Faktor dan Keterbukaan Dalam Perspektif Perbedaan Jenis Kelamin. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(3), 115–123. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v6i3.2213

Suharsimi, A. (2022). Prosedur Penelitian. 2(3), 211–213.

Sumargo, B. (2020). Teknik Sampling. UNJ Press.

Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494

Suryana, E., Wulandari, S., Sagita, E., & Harto, K. (2022). Perkembangan Masa Remaja Akhir. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 5, 1956–1963.

Wahyudi, U., & Burnamajaya, B. (2020). Konsep Diri dan Ketidakberdayaan Berhubungan dengan Risiko Bunuh Diri pada Remaja yang Mengalami Bullying. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(1), 1. https://doi.org/10.26714/jkj.8.1.2020.1-8

Zuhra, A. R., Mukhtar, D. Y., & Nasution, I. K. (2023). Gambaran Ide Bunuh Diri pada Remaja Korban Perceraian Orang Tua. Jurnal Diversita, 9(2), 152–159. https://doi.org/10.31289/diversita.v9i2.10509

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERCOBAAN BUNUH DIRI PADA REMAJA. (2025). Jurnal Ilmu Keperawatan, 14(2), 205-214. https://doi.org/10.35328/mzmsv403