PENGARUH KOMBINASI TERAPI PIJAT REFLEKSI KAKI DAN SEDUHAN KAYU MANIS TERHADAP KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI POLI UMUM PUSKESMAS GLUGUR KOTA
DOI:
https://doi.org/10.35328/keperawatan.v14i1.2934Kata Kunci:
Kombinasi Terapi Pijat, Refleksi Kaki, Seduhan Kayu Manis, Diabetes MelitusAbstrak
Penderita diabetes melitus perlu menjaga agar kadar gula darah (KGD) tetap terkontrol untuk mencegah komplikasi. Penatalaksanaan KGD dapat dilakukan secara nonfarmakologi yaitu mengombinasikan terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis terhadap kadar gula darah pada pasien diabetes melitus di Poli Umum Puskesmas Glugur Kota. Penelitian ini adalah penelitian Pre Experimental dengan model pretest-posttest pada satu kelompok (the one group pretest posttest). Penelitian dilakukan di Poli Umum Puskesmas Glugur Kota. Populasi penelitian sebanyak 30 orang, dan seluruhnya dijadikan sampel. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Paired Sample T-Test pada tingkat kepercayaan 95% (a=0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebelum pemberian kombinasi terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis, kadar gula darah rata- rata pasien diabetes melitus sebesar 213,67±36,360. Setelah terapi, kadar gula darah rata-rata menurun menjadi 138,93±27,109. Kombinasi terapi ini berpengaruh signifikan terhadap penurunan kadar gula darah dengan p- value = 0,000 (<0,05). Kadar gula darah dapat menurun setelah diberikan kombinasi terapi pijat refleksi kaki dan seduhan kayu manis. Disarankan perawat menerapkan kombinasi terapi ini dalam pendekatan perawatan pasien diabetes melitus sebagai alternatif non-farmakologis efektif dalam menurunkan kadar gula darah.
Unduhan
Referensi
Azmaina, A., Juwita, L., & Amelia, S. (2021). Pengaruh Seduhan Kayu Manis Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita DM tipe II. REAL in Nursing Journal, 4(1)(34–43).
Dinkes Provsu (Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara). (2021). Data Persentasi DM.
Ernawati, D. A., Harini, I. M., Signa, N., & Gumilas, A. (2020). Faktor Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Kepatuhan Diet pada Pasien. Jurnal of. Bionursing.
Haryono, R., & Dwi S, B. A. (2022). Buku Ajar Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Sistem Endokrin (Cetakan 2). Jakarta.
IDF. (2023). Facts & figures. https://idf.org/about-diabetes/diabetes- facts-figures/
Kemenkes RI. (2019). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas).
Kemenkes RI. (2020). Infodatin 2020 Diabetes Melitus Pusat Data dan Informasi.
Pamungkas. (2020). Terapi pijat refleksi juga dapat meredakan stres, yang dikenal dapat memperburuk kontrol gula darah pada pasien diabetes.
Sulastri. (2023). Buku Pintar Perawatan Diabetes Melitus. In (Cetakan 1). Trans Info Media (TIM).
Tamar dkk. (2019). Pengaruh Terapi Pijat Refleksi Kaki Terhadap Kadar Gula Darah Acak Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II di Desa Asrikaton Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.
Wibowo, W. D. A. (2023). Buku Terapi Nonfarmakologis Pada Pasien Diabetes Melitus. In (Cetakan 1). Deepublish.
Yusri, R. (2023). Penerapan Terapi Pijat Refleksi Kaki Terhadap Pengendalian Kadar Glukosa Darah Pada Pasien DM Tipe II Dengan Pemenuhan Kebutuhan Nutrisi.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










