HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KELUARGA MERAWAT PASIEN HALUSINASI DI UPT PUSKESMAS KABUPATEN KAMPAR

Penulis

  • Lentianna Pasaribu Program Studi S-1 Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Suci Amin Program Studi S-1 Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Mersi Ekaputri Program Studi S-1 Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah
  • Tengku Isni Yuli Lestari Putri Program Studi S-1 Keperawatan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

DOI:

https://doi.org/10.35328/4e7sca60

Kata Kunci:

Tingkat Pengetahuan, Keluarga, Halusinasi

Abstrak

Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO) hingga Oktober 2022, terdapat sekitar 26 juta orang di Indonesia yang mengalami gangguan jiwa. Salah satu gangguan jiwa yang cukup sering muncul serta berisiko adalah halusinasi. Halusinasi merupakan gangguan persepsi yang membuat individu mendengar, melihat, merasakan, atau mencium sesuatu yang sebenarnya tidak nyata. Dukungan pengetahuan dan keterlibatan keluarga dalam merawat anggota yang mengalami halusinasi sangat penting untuk menekan angka kejadian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan keluarga dengan kemampuan mereka dalam merawat pasien halusinasi di UPT Puskesmas Kabupaten Kampar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling dengan jumlah 50 responden. Hasil analisis univariat menunjukkan 62,0% keluarga memiliki tingkat pengetahuan sedang, sementara 52,0% memiliki kemampuan merawat yang baik. Berdasarkan analisis bivariat diperoleh nilai p = 0,022 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan keluarga dengan kemampuan merawat pasien halusinasi. Oleh karena itu, puskesmas perlu meningkatkan pengetahuan keluarga melalui berbagai bentuk.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Arikunto, suharsimi. (2020). Prosedur Penelitian. PT Rieneke Cipta.

Arsandy, W. (2021). Hubungan Pengetahuan Dengan Dukungan Keluarga Dalam Merawat Pasien Gangguan Halusinasi Pendengaran Di Poliklinik Rumah Sakit Ernaldi Bahar. 1(November), 145–151.

Aziz, M. (2019). Peran keyakinan agama dalam perawatan pasien gangguan jiwa. Jurnal Psikologi, 44, 1–13.

Baihaqih. 2020. Psikiatri Konsep Dasar & Gangguan. Refika Adistama. Bandung

Caplan Halord, Sadock Benjamin, 2019. Ilmu Kedokteran Jiwa Darurat. EGC. Jakarta.

Depkes RI (2023). Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Nasional 2023. Jakarta:Badan Penelitian dan Pengembangan Depkes RI.

Effendy, N (2022). Dasar-dasar kesehatan masyarakat. Jakarta: EGC.

Effendy, Nasrul. 2021. Dasar-dasar Keperawatan Kesehatan Masyarakat. EGC. Jakarta

Friedmen, M. M., BOWDEN, V. R., & JONES, E. G. (2021). Buku Ajar Keperawatan Keluarga: Riset, teori dan praktik. EGC.

Gottlieb B. H, 2020. Sosial Support Strategis. Penerbit PT. Bumi Aksara. Jakarta.

Iyus Yosep, 2022. Keperawatan Jiwa. Refika Aditama. Bandung.

Keliat, B.A. (2019). Peran Serta Keluarga Dalam Perawatan Klien Gangguan Jiwa.Jakarta: EGC.

Keliat, B.A. dkk.(2019). Keperawaan kesehatan jiwa komunitas CMHN (basic course). Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Kris, Jhoxer. 2023. Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan Gangguan Halusinasi. http://asuhan-keperawatan-pada-pasien-dengan_halusinasi_09.html. Diakses pada tanggal 16 Februari 2023

Maramis. 2022. Ilmu Kedokteran Jiwa. Edisi 9. Airlangga. Surabaya.

Nasir, A., & Muhith, A. (2021). Dasar-dasar keperawatan jiwa : pengantar dan teori (1st ed.). Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. (2020). Promosi Kesehatan & Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2019). Ilmu kesehatan masyarakat (Prinsip –prinsip Dasar). Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.

Rasmun. 2021. Keperawatan Keluarga Medikal Psikiatri dengan Keluarga. CV.

Saifuddin AR, 2020. Pengidap Gangguan Jiwa Kurang Diperhatikan. (Online) Http://Perhatian Pada Gangguan Jiwa, di akses tanggal 10 juli 2020.

Shihab, M. Quraish : 2021. Tafsir Al- mishbah. Lentera hati. Jakarta .

Sugiyono. (2020). Memahami Penilitan Kualitatif. Alfa Beta.

Suliswati. 2020. Konsep Dasar Keperawatan Kesehatan Jiwa. Penerbit Buku Ajar Kedokteran EGC. Jakarta

Sunaryo. 2020. Psikologi Untuk Keperawatan. Penerbit Buku Ajar Kedokteran EGC. Jakarta

Sutejo. (2020). Keperawatan Jiwa Konsep & Praktik. Pustaka Baru Press.

Sutejo. (2022). Kperawatan Kesehatan Jiwa. Pustaka Bau Press.

Stuart, G. W. (2023). Prinsip dan Praktik Keperawatan Kesehatan Jiwa Stuart (B. A. Keliat (ed.); 2nd ed.). Elsevier. https://www.google.co.id/books/edition/Prinsip_dan_Praktik_Keperawatan_ Kesehata/WamJEAAAQBAJ?hl=id&gbpv=1&dq=buku+Stuart,+Keliat+and +Pasaribu,+2023&pg=PR2&printsec=frontcover

Wardaningsih, Santi. (2021). Pengaruh family psychoeducation terhadap beban dan kemampuan keluarga dalam merawat klien dengan halusinasi di kabupaten Bantul Yogyakarta. Tesis-FIK UI. Tidak dipublikasikan.

Wulansih, S. & Widodo, A. (2022). Hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap keluarga dengan kekambuhan pada pasien Skizoprenia di RSJD Surakarta. Berita Ilmu Keperawatan, ISSN, 1979-2997, Vol.1 No.4, Desember 2008. 181-186.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KELUARGA MERAWAT PASIEN HALUSINASI DI UPT PUSKESMAS KABUPATEN KAMPAR. (2025). Jurnal Ilmu Keperawatan, 14(2), 169-176. https://doi.org/10.35328/4e7sca60