IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK INSTRUMENTAL TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN POST OPERASI PADA PASIEN TONSILEKTOMI DENGAN GENERAL ANESTESI

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.35328/41c8s839

Kata Kunci:

Musik Instrumental, Post Operasi; Tonsilektomi, General Anestesi

Abstrak

Tonsilektomi dengan general anestesi merupakan prosedur pembedahan yang berisiko menimbulkan kecemasan pascaoperasi akibat nyeri, keterbatasan aktivitas, dan ketidakpastian kondisi pasien. Kecemasan yang tidak ditangani secara adekuat dapat memperlambat proses pemulihan, meningkatkan persepsi nyeri, serta menambah beban perawatan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non-farmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif untuk mengatasi kecemasan pascaoperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi musik instrumental sebagai intervensi non-farmakologis terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien pasca tonsilektomi. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di RS Wijayakusuma Purwokerto pada Juni–Juli 2025 dengan jumlah responden sebanyak 30 pasien pasca operasi tonsilektomi berusia ≥17 tahun, tanpa komplikasi, kooperatif, dan bersedia berpartisipasi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan State Anxiety Inventory (STAI-S) sebelum dan sesudah pemberian terapi musik instrumental selama 15 menit. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang (96,7%) dan berat (3,3%), sedangkan setelah intervensi mayoritas mengalami kecemasan ringan (96,7%) dan sedang (3,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya perbedaan tingkat kecemasan yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terapi musik instrumental efektif menurunkan kecemasan pada pasien pasca tonsilektomi dan direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis pendukung dalam praktik keperawatan perioperatif.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Anderson, J., & Paterek, E. (2025). Tonsillitis. In StatPearls. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/30855880

Bohr, C., & Shermetaro, C. (2025). Tonsillectomy and Adenoidectomy. In StatPearls. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21493257

Gustafson, L. W., Gabel, P., Hammer, A., Lauridsen, H. H., Petersen, L. K., Andersen, B., Bor, P., & Larsen, M. B. (2020). Validity and reliability of State-Trait Anxiety Inventory in Danish women aged 45 years and older with abnormal cervical screening results. BMC Medical Research Methodology, 20(1), 89. https://doi.org/10.1186/s12874-020-00982-4

Hedayati, J., Bagheri-Nesami, M., Elyasi, F., & Hosseinnataj, A. (2023). The Effect of Music Therapy on the Pain and Anxiety Levels of Patients Experiencing Wound Healing by Suturing in the Emergency Wards. Anesthesiology and Pain Medicine, 13(1). https://doi.org/10.5812/aapm-132943

Imani, M., Jalali, A., Salari, N., & Abbasi, P. (2021). Effect of instrumental music on anxiety and depression among hemodialysis patients: A randomized controlled trial. Journal of Education and Health Promotion, 10, 305. https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_1472_20

Lusia, A., Octavia, I., & Juliyanti. (2023). Pengaruh Musik Intrumental Terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien pre operasi di Ruang Inap Santo Lukas Rumah Sakit Umum Santoovincentius singkawang. Aleph, 87(1,2), 149–200. https://repositorio.ufsc.br/xmlui/bitstream/handle/123456789/167638/341506.pdf?sequence=1&isAllowed=y%0Ahttps://repositorio.ufsm.br/bitstream/handle/1/8314/LOEBLEIN%2C LUCINEIA CARLA.pdf?sequence=1&isAllowed=y%0Ahttps://antigo.mdr.gov.br/saneamento/proees

Mullins, P. M., Yong, R. J., & Bhattacharyya, N. (2023). Associations between chronic pain, anxiety, and depression among adults in the United States. Pain Practice, 23(6), 589–594. https://doi.org/10.1111/papr.13220

Nabilah, N. A., Pratiningrum, M., Mu’ti, A., & Sawitri, E. (2024). The Characteristics of Patients with Chronic Tonsillitis Undergoing Tonsillectomy at Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Regional General Hospital from 2020 to 2022. Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan, 9(2), 23–30.

Nguyen, B. K., & Quraishi, H. A. (2022). Tonsillectomy and Adenoidectomy - Pediatric Clinics of North America. Pediatric Clinics, 69(2), 247–259. https://doi.org/10.1016/j.pcl.2021.12.008

Novitasari, D., & Wirakhmi, I. N. (2020). Efektivitas Terapi Musik Terhadap Penurunan Stres Kerja Perawat Di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Umum Harapan Ibu Purbalingga Pada Masa Pandemi. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 14(01), 110–119. https://ejournal.uhb.ac.id/index.php/VM/article/view/561

Novitasari, D., & Yuliana, E. (2022). Asuhan Keperawatan pada Orang Dewasa dengan Ca Ovarium. Journal of Nursing Education and Practice, 1(3). https://doi.org/10.53801/jnep.v1i3.82

Pradana, P. (2021). Gambaran Kecemasan pada Pasien post Operasi Fraktur yang Menyandang Hipertensi di RS Orthopedi Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Saputra, Y., Sumarni, T., & Khasanah, S. (2023). Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Tingkat Nyeri Post Operatif Sectio Caesarea Teknik Anestesi Spinal. Viva Medika Jurnal Kesehatan, Kebidanan, Dan Keperawatan, 16(02), 161–167. https://doi.org/10.35960/vm.v16i2.915

Thaut, M. H., & Hömberg, V. (2025). Handbook of Neurologic Music Therapy. OUP Oxford. https://books.google.co.id/books?id=2QdIEQAAQBAJ

Widiyono. (2021). Betapa Menakjubkannya Terapi Musik Bagi Kesehatan. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952.

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK INSTRUMENTAL TERHADAP PENURUNAN KECEMASAN POST OPERASI PADA PASIEN TONSILEKTOMI DENGAN GENERAL ANESTESI. (2025). Jurnal Ilmu Keperawatan, 14(2), 215-223. https://doi.org/10.35328/41c8s839