PENERAPAN HEAD UP POSITION 30° PADA PASIEN STROKE NON HEMORAGIK DENGAN PENURUNAN KAPASITAS ADAPTIF INTRAKRANIAL: STUDI KASUS
DOI:
https://doi.org/10.35328/vmrw0e13Kata Kunci:
Stroke Non Hemoragik, Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial, Head Up Position 30˚Abstrak
Stroke non hemoragik merupakan salah satu penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian, terutama akibat gangguan perfusi serebral dan peningkatan tekanan intrakranial (TIK). Peningkatan TIK dapat menurunkan kapasitas adaptif intrakranial sehingga berdampak pada penurunan kesadaran dan gangguan fungsi neurologis. Salah satu intervensi keperawatan yang efektif dan mudah diterapkan untuk menurunkan TIK adalah posisi head up 30°. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan posisi head up 30° pada pasien Ny. M dengan diagnosis medis stroke non hemoragik dan masalah keperawatan penurunan kapasitas adaptif intrakranial. Penelitian dilakukan di Ruang ICU RSUD Kardinah Tegal pada tanggal 1–3 September 2025 menggunakan metode studi kasus yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi keperawatan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Intervensi posisi head up 30° diberikan setiap hari dengan pemantauan tanda vital dan tingkat kesadaran. Hasil menunjukkan adanya perbaikan bertahap, ditandai dengan penurunan gelisah, peningkatan GCS dari E2M2V2 menjadi E4M5V2, serta penurunan tekanan darah dari 194/87 mmHg menjadi 147/88 mmHg. Kesimpulan dari studi kasus ini adalah bahwa posisi head up 30° efektif sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan tekanan intrakranial dan memperbaiki perfusi serebral pada pasien stroke non hemoragik.
Unduhan
Referensi
Astriani, Y., & Dewi, P. I. (2025). Pengaruh latihan lateral prehension grip terhadap kekuatan otot pada pasien Stroke Non Hemoragik (SNH). Stikesbethesda, 2.
Ayu Nur Azizah, F. A. (2023). The Effects of 30° Head Elevation on Increasing Oxygen Saturation in Patients with Non-Hemorrhagic Stroke. Jurnal Dinamika Kesehatan, 14 No 1.
DPP PPNI. (2018a). Standar Diagnosa Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnosa Keperawatan (Edisi 1). DPP PPNI.
DPP PPNI. (2018b). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia:Definisi dan tindakan Keperawatan (Edisi 1). DPP PPNI.
DPP PPNI. (2018c). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria hasil Keperawatan (Edisi 1). DPP PPNI.
Driposwana Putra, I., Donny Hendra, D. H., Afrida Sriyani Harahap, Ulfa Hasana, & Devi Aurelia. (2024). Optimalisasi Manajemen Keperawatan Pada Stroke Non-Hemoragik : Studi Kasus Di Rsud Arifin Achmad, Riau. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (Jksi), 9(2), 131–141. https://doi.org/10.51143/jksi.v9i2.691
Fawwaz, F., & Suandika, M. (2023). Asuhan Keperawatan Stroke Non-Hemoragik pada Ny. R dengan Diagnosa Keperawatan Utama Hambatan Mobilitas Fisik di Ruang Edelweis Atas RSUD Kardinah Kota Tegal. Jurnal Sehat Mandiri, 18(1), 33–41. https://doi.org/10.33761/jsm.v18i1.919
Kariasa, I. M. (2022). Antisipasi Serangan Stroke Berulang.
Nursalam. (2020). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (5th ed.). Salemba Medika : Jakarta.
Putra, R. R. (2025). Laporan Kasus Pasien Dengan Stroke Non Hemoragik : Implementasi Head Up Position 30 o. 1, 492–499.
Rahmatina, M. (2023). Analisis Penerapan Elevasi Kepala 30 Derajat Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen Pada Pasien Stroke Non Hemoragik di Rs x Bekasi. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK).
Santana, O. & Utami, I. T. (2025). Implementasi posisi head up 30o terhadap saturasi oksigen pasien stroke non hemoragik. Jurnal Cendekia Muda, 5, 136–144.
Simanungkalit. (2024). Intervensi Posisi Head Up 30 Terhadap Saturasi Oksigen Pasien Stroke Non Hemoragik Dengan Masalah Resiko Perfusi Serebral Tidak Efektif. 1–12.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










