COMMUNITY-BASED STROKE EMERGENCY EDUCATION AND RISK SCREENING AMONG ADULTS: A ONE-GROUP PRETEST–POSTTEST STUDY

Penulis

  • Deni Susyanti Diploma III Keperawatan, Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan, Indonesia
  • Handerman Vitu Gea Diploma III Keperawatan, Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan, Indonesia
  • Endang Roswati Simamora Diploma III Keperawatan, Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan, Indonesia
  • Ika Ariyanti Diploma III Keperawatan, Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan, Indonesia
  • Husny Manurung Diploma III Keperawatan, Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan, Indonesia
  • Gabriella Elisabeth Zega Diploma III Keperawatan, Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35328/esh0f762

Kata Kunci:

Edukasi, Stroke, Pengetahuan, Deteksi Dini, Faktor Risiko

Abstrak

Stroke merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas di Indonesia yang sebagian besar dipengaruhi oleh faktor risiko yang dapat dimodifikasi. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai stroke menyebabkan keterlambatan penanganan dan rendahnya deteksi dini faktor risiko. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kegawatdaruratan stroke terhadap peningkatan pengetahuan dan deteksi dini risiko stroke pada masyarakat. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test dan post-test yang dilaksanakan di Kelurahan Mabar Lingkungan VIII Kota Medan pada bulan April 2026. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat dewasa yang berdomisili di Kelurahan Mabar Lingkungan VIII, dengan sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah pemberian edukasi kegawatdaruratan stroke serta pemeriksaan kesehatan berupa tekanan darah, glukosa darah, kolesterol total, dan asam urat untuk mengidentifikasi faktor risiko stroke. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Paired t-test dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan rerata skor pengetahuan meningkat dari 5,2±1,4 menjadi 8,6±1,1 dengan perbedaan yang bermakna secara statistik (p<0,001). Hasil skrining menunjukkan bahwa 29 responden (72,5%) memiliki sedikitnya satu faktor risiko stroke, dengan faktor risiko terbanyak berupa dislipidemia sebanyak 21 responden (52,5%) dan hipertensi sebanyak 18 responden (45%). Edukasi kegawatdaruratan stroke efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mendukung deteksi dini risiko stroke. Program edukasi dan skrining kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan stroke di masyarakat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

American Diabetes Association. (2022). Standards of medical care in diabetes—2022. Diabetes Care, 45(Suppl. 1), S1–S264.

Feigin, V. L., Stark, B. A., Johnson, C. O., Roth, G. A., Bisignano, C., Abady, G. G., et al. (2021). Global, regional, and national burden of stroke and its risk factors, 1990–2019: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2019. The Lancet Neurology, 20(10), 795–820.

Grundy, S. M., Stone, N. J., Bailey, A. L., Beam, C., Birtcher, K. K., Blumenthal, R. S., et al. (2019). 2018 AHA/ACC guideline on the management of blood cholesterol. Circulation, 139(25), e1082–e1143.

Hankey, G. J. (2017). Stroke. The Lancet, 389(10069), 641–654.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kim, J., Thayabaranathan, T., Donnan, G. A., Howard, G., Howard, V. J., Rothwell, P. M., et al. (2020). Global stroke statistics 2019. International Journal of Stroke, 15(8), 819–838.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

O'Donnell, M. J., Chin, S. L., Rangarajan, S., Xavier, D., Liu, L., Zhang, H., et al. (2016). Global and regional effects of potentially modifiable risk factors associated with acute stroke in 32 countries (INTERSTROKE): A case-control study. The Lancet, 388(10046), 761–775.

Owolabi, M. O., Thrift, A. G., Mahal, A., Ishida, M., Martins, S., Johnson, W. D., et al. (2022). Primary stroke prevention worldwide: Translating evidence into action. The Lancet Public Health, 7(1), e74–e85.

Powers, W. J., Rabinstein, A. A., Ackerson, T., Adeoye, O. M., Bambakidis, N. C., Becker, K., et al. (2019). Guidelines for the early management of acute ischemic stroke. Stroke, 50(12), e344–e418.

Whelton, P. K., Carey, R. M., Aronow, W. S., Casey, D. E., Collins, K. J., Dennison Himmelfarb, C., et al. (2018). 2017 ACC/AHA guideline for the prevention, detection, evaluation, and management of high blood pressure in adults. Hypertension, 71(6), e13–e115.

World Health Organization. (2021). Cardiovascular Diseases (CVDs). Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2022). Noncommunicable Diseases Progress Monitor 2022. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. (2022). World Stroke Day 2022. Geneva: World Health Organization.

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

COMMUNITY-BASED STROKE EMERGENCY EDUCATION AND RISK SCREENING AMONG ADULTS: A ONE-GROUP PRETEST–POSTTEST STUDY . (2026). Jurnal Ilmu Keperawatan, 15(1), 59-67. https://doi.org/10.35328/esh0f762