HUBUNGAN LAMA MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI MEDAN

Penulis

  • Elsa Rizky Safitri Matondang Program Studi Ners/STIKes Flora, Medan, Indonesia
  • Chairul Munir Program Studi Ners/STIKes Flora, Medan, Indonesia
  • Julidia Safitri Parinduri Program Studi Ners/STIKes Flora, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35328/qayvgh80

Kata Kunci:

Gagal ginjal kronik, Hemodialisa, Lama Terapi, Kualitas Hidup

Abstrak

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang memerlukan terapi pengganti ginjal seperti hemodialisa untuk mempertahankan kelangsungan hidup pasien. Terapi hemodialisa yang dijalani dalam jangka panjang dapat memberikan dampak terhadap kualitas hidup pasien, baik secara fisik, psikologis, sosial, maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Mitra Medika. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Mitra Medika sebanyak 142 orang, dengan jumlah sampel 105 responden yang diambil menggunakan teknik probability sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup, serta data rekam medis untuk mengetahui lama menjalani hemodialisa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki lama menjalani hemodialisa kategori baik sebanyak 53 responden (50,5%) dan kualitas hidup kategori baik sebanyak 77 responden (73,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p ≤ 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara lama menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Mitra Medika. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara lama menjalani terapi hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik. Diharapkan tenaga kesehatan dapat memberikan intervensi yang tepat, seperti edukasi dan dukungan psikososial, untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalani terapi hemodialisa.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Budhiana, J., Dewi, R., Sabilah, N. N., Trianasari, N., & La Ede, A. R. (2022). Factors affecting quality of life in chronic kidney failure patients receiving hemodialysis. Journal of Health Studies, 6(2), 36–49.

Chang, A. K., & Choi, J. Y. (2022). Factors affecting diet-related quality of life among hemodialysis patients according to age-group. Clinical Nursing Research, 31(6), 1172–1178.

Global Burden of Disease Chronic Kidney Disease Collaboration. (2020). Global, regional, and national burden of chronic kidney disease, 1990–2017: A systematic analysis for the Global Burden of Disease Study 2017. The Lancet, 395(10225), 709–733. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)30045-3

Indonesian Renal Registry. (2023). 16th Report of Indonesian Renal Registry 2023. Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI).

Lim, K. A., & Lee, J. H. (2022). Factors affecting quality of life in patients receiving hemodialysis. Iranian Journal of Public Health, 51(2), 355–363.

Novinka, C., Gea, D., Fadsya, F., Sari, N., Tarigan, R. M. B., & Nababan, T. (2022). Relationship between hemodialysis adequacy and quality of life of chronic renal failure patients. Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi, 5(1).

Orem, D. E. (2001). Nursing: Concepts of Practice (6th ed.). Mosby.

Pérez-Domínguez, B., García-Llana, H., & Remor, E. (2022). Factors associated with quality of life and its prediction in kidney patients on haemodialysis. Nefrología, 42(3), 318–326.

Roy, C. (2009). The Roy Adaptation Model (3rd ed.). Pearson Education.

Supriadi, D., Hutabarat, E., & Airifin, M. N. (2018). Hubungan anemia dan lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Dustira Cimahi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 3(2), 57–64.

Taufandas, M., Ikhwani, D. A., Aupia, A., Khairari, N. D. D., & Alwi, M. H. (2024). Hubungan lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di Rumah Sakit Islam Namira. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 15(1), 112–120.

Uwambayinema, F., Igiraneza, G., Dusabejambo, V., et al. (2022). Health related quality of life of patients undergoing in-centre hemodialysis in Rwanda: A cross-sectional study. BMC Nephrology, 23, 345.

Wayunah, W., & Juwita, E. (2016). Hubungan lama menjalani hemodialisa dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik di RSUD Indramayu. Jurnal Kesehatan Indra Husada, 4(1), 15–23.

Yonata, A., Islamy, N., Taruna, A., & Pura, L. (2022). Factors affecting quality of life in hemodialysis patients. International Journal of General Medicine, 15, 7173–7178.

Zakaria, S., Fauzan, S., & Budiharto, I. (2020). Quality of life among chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis therapy: A literature review. International Journal of Nursing and Health Services, 3(4), 545–553.

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

HUBUNGAN LAMA MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI MEDAN. (2026). Jurnal Ilmu Keperawatan, 15(1), 167-175. https://doi.org/10.35328/qayvgh80