ANALISIS ASUPAN VITAMIN A, VITAMIN B12 DAN VITAMIN D DENGAN STABILITAS KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DALAM KONDISI KEGAWATDARURATAN
DOI:
https://doi.org/10.35328/9dayhb44Kata Kunci:
Kegawatdaruratan Diabetes Melitus, Stabilitas Kadar Gula Darah, VitaminAbstrak
Diabetes Mellitus tipe II merupakan penyakit metabolik yang menyebabkan ketidakstabilan kadar gula darah seperti hipoglikemia maupun hiperglikemia terutama pada kondisi kegawatdaruratan. Stabilitas gula darah salah satunya dapat dipengaruhi oleh kecukupan vitamin A, B12 dan D yang berperan dalam metabolism, gula darah, fungsi pankreas, serta sensitivitas insulin. Tujuan Penelitian ini menganalisis asupan vitamin A, vitamin B12, dan vitamin D dengan stabilitas kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus tipe II pada kondisi kegawatdaruratan. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel Teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sesuai kreteria inklusi didapatkan 40 orang. Instrumen penilaian vitamin menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ) sedangkan penilaian kadar gula darah dengan lembar observasi. Hasil uji Chi Square menunjukan terdapat hubungan signifikan antara asupan vitamin A, B12, dan D dengan stabilitas glukosa darah (p<0,05) pada pasien diabetes mellitus tipe II. Kesimpulan penelitian ini asupan vitamin A, vitamin B12, dan vitamin D berkaitan dengan stabilitas gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe II dalam kondisi kegawatdaruratan sehingga pemenuhan asupan vitamin tersebut dapat mendukung pengelolaan kadar gula darah. Disarankan pasien diabetes mellitus Tipe II menyeimbangkan asupan vitamin A, B12, dan D melalui pola makan seimbang dan kontrol rutin ke pelayanan kesehatan.
Unduhan
Referensi
Fuentes-Barría H, Aguilera-Eguía R, Flores-Fernández C, Angarita-Davila L, Rojas-Gómez D, Alarcón-Rivera M, et al. (2025). Vitamin D and Type 2 diabetes mellitus: Molecular Mechanisms And Clinical Implications-A Narrative Review. Int J Mol Sci. doi: 10.3390/ijms26052153
Isnaini, N., & Hikmawati, I. (2021). Screening Pola Makan Pada Pasien Diabetes Mellitus Dengan Food Frequency Questionnaire. Jurnal Keperawatan Silampari.
Infante M, Leoni M, Caprio M, Fabbri A. (2022). Long-term Metformin Therapy And Vitamin B12 Deficiency: An Association To Bear In Mind. World J Diabetes. doi: 10.4239/wjd.v12.i7.916
International Diabetes Federation. (2025). IDF Diabetes Atlas (11th ed.). International Diabetes Federation. https://diabetesatlas.org
Harris E. (2023). Meta-analysis: Vitamin D Therapy Reduced Type 2 Diabetes. JAMA. doi: 10.1001/jama.2023.1550
Hartono, A., et al. (2024). Diabetes Melitus: Teori Dan Penatalaksanaan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Kementerian Kesehatan RI. (2020) Informasi Tetap Produktif, Cegah, dan Atasi Diabetes Melitus 2020. In Pusat Data dan Informasi Kementrian Kesehatan RI
Lewis's Medical-Surgical Nursing. (2023). St. Louis: Elsevier.
Nuraini, N., Sari, D. P., & Putra, A. (2023). Asuhan KeperawatanpPada Pasien Diabetes Melitus. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Pittas, A. G., Dawson-Hughes, B. (2019). Vitamin D and Diabetes. Journal of Steroid Biochemistry and Molecular Biology, 173, 280–285.
Survei Kesehatan Indonesia (SKI). (2023). Kota Kediri, 1–965
Soelistijo, S. A., Lindarto, D., Decroli, E., Permana, H., Sucipto, K. W., Kusnadi, Y. (2021). Pedoman Pengelolaan Dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2021. Perkeni.
Sigh Umar, Dheerendra K Mishra, , Pooja Gangwar (2025). Hubungan Kadar Vitamin B12 dan Vitamin D dengan Kontrol Glikemik pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2
Trasino, S. E., Benoit, Y. D., & Gudas, L. J. (2015). Vitamin A Deficiency Causes Hyperglycemia and Loss of Pancreatic β-Cell Mass. Journal of Biological Chemistry, 290(3), 1456–1473.
Wulandari, D., et al. (2024). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Diabetes Melitus. Yogyakarta: Nuha Medika.
World Health Organization. (2021). Hypertension And Cardiovascular Diseases. Geneva: WHO.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










