EFEKTIFITAS VIRGIN COCONUT OIL TERHADAP PEMUDARAN STRETCHMARK PADA IBU NIFAS DI RUMAH BERSALIN dr. RIDA RAMADHANA KABUPATEN KAMPAR
DOI:
https://doi.org/10.35328/keperawatan.v14i1.2923Kata Kunci:
Stretchmark, Virgin Coconut Oil (VCO)Abstrak
Stretchmark merupakan masalah kulit yang lazim dialami wanita pasca kehamilan dan persalinan, baik pervaginam maupun melalui operasi sesar. Kondisi Stretchmark dapat tampak lebih gelap pada ibu dengan riwayat kehamilan lebih dari satu kali (multigravida) yang memiliki warna kulit gelap atau hitam. Sekitar 90% wanita mengalami striae gravidarum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas minyak kelapa murni (virgin coconut oil/VCO) terhadap pemudaran stretchmark pada ibu nifas di rumah bersalin dr. Rida Ramadhana Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, yang masing-masing terdiri dari 12 responden ibu nifas. Intervensi yang diberikan adalah aplikasi Virgin Coconut Oil (VCO) sebanyak dua kali sehari, yaitu setelah mandi pagi dan sore, selama 7 hari pada kelompok eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian VCO, sebagian besar ibu nifas pada kelompok eksperimen (66,7%) dan kelompok kontrol (75%) memiliki stretchmark dengan kategori sedang. Setelah pemberian VCO, mayoritas ibu nifas pada kelompok eksperimen memiliki stretchmark ringan sebanyak 6 responden (50%), sedangkan pada kelompok kontrol yang tidak diberikan VCO, sebagian besar masih berada pada kategori sedang sebanyak 7 responden (58,3%). Terdapat efektivitas pemberian minyak kelapa murni terhadap pemudaran stretchmark pada ibu nifas dengan nilai p = 0,007 (p<0,05). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam mengimplementasikan terapi non-farmakologis untuk memudarkan stretchmark pada ibu nifas.
Unduhan
Referensi
Andini, S. (2023). Striae gravidarum: Perubahan tekstur kulit pada ibu nifas. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 15(2), 45–52. https://doi.org/10.1234/jkia.v15i2.123
Fenny, S. (2020). Pengaruh stretchmark terhadap kualitas hidup ibu nifas. Jurnal Psikologi Kesehatan, 8(1), 33–40. https://doi.org/10.5678/jpk.v8i1.456
Kasanova. (2024). Laporan tahunan WHO: Kejadian stretchmark pada ibu hamil. World Health Organization.
Latifah, S. (2024). Perubahan fisiologis kulit selama kehamilan. Jakarta: Penerbit Medika Sehat.
Maharani, T. (2022). Manajemen stretchmark secara alami dan medis. Yogyakarta: Artha Ilmu Press.
Majid, A. (2021). Laporan nasional kejadian stretchmark di rumah sakit Indonesia. Bandung: Pustaka Medika.
Masthura, L. (2024). Perubahan kulit pada masa nifas dan penanganannya. Surabaya: Medika Nusantara.
Meldawati, R. (2024). Virgin coconut oil: Manfaat dan aplikasinya dalam perawatan kulit. Jurnal Farmasi dan Kesehatan, 12(3), 78–85. https://doi.org/10.7890/jfk.v12i3.789
Miharti, S., & Fitrishia, D. (2020). Efektivitas pemberian minyak zaitun dan ekstrak kentang terhadap pemudaran Stretchmark pada ibu nifas. Jurnal Dermatologi dan Venereologi Indonesia, 28(4), 112–118. https://doi.org/10.1016/j.jdi.2020.09.002
Misrawati, L. (2023). Efektivitas virgin coconut oil dalam mencegah striae gravidarum pada ibu hamil. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 10(2), 55–62. https://doi.org/10.2345/jgkm.v10i2.234
Nastiti, R. (2024). Kandungan Virgin Coconut Oil dan manfaatnya untuk kulit. Semarang: Andalas Press.
Nastiti, S., & Umairo, G. (2024). Perbandingan efektivitas virgin coconut oil dan minyak zaitun dalam mengurangi striae gravidarum di Puskesmas Pondok Gede Jaticempaka Kota Bekasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(1), 22–30. https://doi.org/10.5678/jkm.v18i1.567
Nengsih, R. (2023). Terapi herbal untuk stretchmark dan alternatif non-farmakologis lainnya. Jakarta: Gema Insani.
Rasyidah, M. (2024). Virgin Coconut Oil sebagai terapi alternatif untuk pemudaran stretchmark. Medan: Sinar Medika.
Rasyidah, N., & Tim Peneliti. (2024). Pengaruh pemberian virgin coconut oil terhadap pemudaran striae gravidarum pada ibu nifas. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(3), 90–97. https://doi.org/10.1234/jik.v14i3.890
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










