EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN PENDAMPINGAN PEER GROUP PADA REMAJA PUTRI DI KELURAHAN RAWASARI TAHUN 2026
DOI:
https://doi.org/10.35328/89kass19Kata Kunci:
Edukasi, Tablet Tambah Darah, Peer GroupAbstrak
Remaja sebagai revolusi dari anak-anak kemasa dewasa. Perubahan baik fisik, psikologis dan sosial pada remaja masih menjadi isu tersendiri dalam dunia kesehatan. Permasalahan terkait kesehatan yang sering merusak generasi remaja Indonesia yaitu, anemia. Anemia merupakan masalah gizi utama sehingga masih menjadi prioritas utama untuk dicegah dan ditanggulangi. Gaya hidup yang kurang sehat menyebabkan penurunan asupan makanan kaya zat besi. Pelaksanaan skrining anemia di sekolah, serta penguatan edukasi gizi dan pemberian tablet tambah darah terintegrasi dalam program pelayanan kesehatan. Akan tetapi program ini masih mengalami kendala yaitu rendahnya kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah yang disebabkan kurangnya pengetahuan tentang manfaat tablet tambah darah. Edukasi dengan pendampingan peer group dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kepatuhan remaja dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. Tujuan penelitian untuk menilai efektifitas edukasi dengan pendampingan peer group dan untuk meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsusmsi tablet tambah darah. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Quasi experiment One Group Pretest – Posttest Design. Sampel sebanyak 11 remaja putri anemia. Intervensi dilakukan selama satu kali dalam seminggu selama delapan minggu. Analisa data Tingkat kepatuhan remaja putri dalam mengkonsumsi tablet tambah darah sebelum dan sesudah intervensi dengan menggunakan uji dependent T test didapatkan hasil signifikan sebesar 0.001. Edukasi dengan peer group menunjukkan adanya pengaruh terhadap kepatuhan dalam mengkonsumsi tablet tambah darah. ngan peer group, terbukti efektif dalam meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengkonsusmsi tablet tambah darah. Adanya intervensi ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah agar kasus anemia dapat berkurang.
Unduhan
Referensi
Anastasya Ayu Sipangkar, (2024) Faktor-Faktor yang Memengaruhi Perilaku Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di SMA Negeri 88.
Anteneh, B.-T. B. (2022). Effect of picture-based health education and counselling on knowlwdge and adherence to preconception iron- acid supplementation among women planning to be pregnant in Eastern Ethiopia.
Indonesia, K. K. R. (2023). Kategori usia: Remaja 10–18 tahun. AyoSehat – Kementerian Kesehatan RI. Kementerian Kesehatan RI. https://ayosehat.kemkes.go.id/kategori-usia/remaja
Kemenkes. (2022). Petunjuk Teknis Pelayanan Kesehatan Remaja 2022.
Kemenkes. (2023). Prevalensi Anemia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024): Laporan prevalensi anemia di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Mujiadi, & Rachma, S. (2022). Buku ajar keperawatan gerontik. CV Jejak.
Rosyad, S. R., Fatimah, S., & Wulandatika, D. (2024). Anemia
Reduction Program in Adolescents. Journal.Aiska, 22(1), 122–136. https://doi.org/10.30787/gaster.v22i1.1410
Sari, M., & Nugroho, A. (2020). Edukasi kelompok sebaya dan kepatuhan minum tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Keperawatan Komunitas, 8(1), 34–41.
Sri Rahardjo, D., & Indrayanti: (2020). Peer Group Support terhadap KOnsumsi Minum Obat Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri di SMA N 1 Banguntapan Stikes Bethesda Yakkum Yogyakarta
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Kemenkes RI
Suryani, E., & H. (2022). Perilaku konsumsi zat besi dan kejadian anemia pada remaja putri. Jurnal Gizi Indonesia, 6(2), 85–92.
Swarjana, I. K., & Bali, S. T. I. K. E. S. (2017). Ilmu Kesehatan Masyarakat-Konsep, Strategi dan Praktik. Penerbit Andi.
WHO. (2020). Health Topik Anemia.
Zulaekah, S. (2022). Pendidikan gizi dengan media booklet terhadap pengetahuan gizi anak SD yang anemia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










