HUBUNGAN INTERPROFESSIONAL COLLABORATION DENGAN KUALITAS DOKUMENTASI KLINIS PASIEN DI RAWAT INAP RSUD BENGKALIS

Penulis

  • Nurmila Hikmah Magister Keperawatan/ Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Muhammad Hadi Magister Keperawatan/ Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Aisyah Magister Keperawatan/ Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Eni Widiastuti Magister Keperawatan/ Fakultas Ilmu Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35328/dpk4f658

Kata Kunci:

Interprofessional Collaboration, Kualitas Dokumentasi Klinis Pasien, Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT), Dokumentasi Klinis

Abstrak

Pelayanan kesehatan di rumah sakit melibatkan kolaborasi multiprofesi yang memerlukan komunikasi efektif melalui dokumentasi klinis. Interprofessional Collaboration (IPC) merupakan pendekatan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk kualitas dokumentasi klinis pasien melalui Catatan Perkembangan Pasien Terintegrasi (CPPT). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara IPC dengan kualitas dokumentasi klinis pasien di ruang rawat inap RSUD Bengkalis menggunakan pendekatan kuantitatif dan rancangan cross-sectional. Sampel berjumlah 67 tenaga kesehatan multiprofesi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Assessment of Interprofessional Team Collaboration Scale II (AITCS-II) dan lembar observasi kualitas dokumentasi CPPT. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan regresi logistik berganda. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat IPC kategori cukup (62,7%) dan kualitas dokumentasi klinis pasien sebagian besar berada pada kategori cukup lengkap (52,2%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara IPC dengan kualitas dokumentasi klinis pasien (p < 0,001). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa IPC berhubungan kuat dengan kualitas dokumentasi klinis pasien (OR = 23,467; 95% CI: 5,788–95,138) setelah dikontrol terhadap variabel bidang profesi (Nagelkerke R2 = 0,460), meskipun variabel perancu lain seperti usia, pendidikan, status pekerjaan, dan lama bekerja belum dikontrol dalam model. Disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara Interprofessional Collaboration dengan kualitas dokumentasi klinis pasien di RSUD Bengkalis, sehingga penguatan IPC menjadi prioritas dalam peningkatan mutu pelayanan, dan penelitian lanjutan dengan desain multi-center serta kontrol variabel perancu yang lebih lengkap disarankan untuk memperkuat estimasi hubungan ini.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Bjerkan, J., Valderaune, M., & Olsen, R. M. (2021). Patient safety through nursing documentation: Barriers identified by healthcare professionals and students. Frontiers in Computer Science, 3, 624555. https://doi.org/10.3389/fcomp.2021.624555

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Degu, T., Amsalu, E., Kebede, A., & Adal, O. (2023). Inter-professional collaboration and associated factors among nurses and physicians in specialized public hospitals, the northwest, Ethiopia: Mixed method multi-centered cross-sectional study. BMC Health Services Research, 23(1), 286. https://doi.org/10.1186/s12913-023-09200-5

Delima, M., Aljaberi, M. A., & Dioso, R., III. (2026). Nurses’ experiences of interprofessional collaboration in digitally supported hospital discharge planning: Qualitative study. JMIR Nursing. https://doi.org/10.2196/81961

Orchard, C. A., King, G. A., Khalili, H., & Bezzina, M. B. (2015). Assessment of Interprofessional Team Collaboration Scale II (AITCS-II). Journal of Interprofessional Care, 29(6), 1-7. https://doi.org/10.3109/13561820.2015.1040446

Polit, D. F., & Beck, C. T. (2021). Nursing research: Generating and assessing evidence for nursing practice (11th ed.). Wolters Kluwer.

Reeves, S., Pelone, F., Harrison, R., Goldman, J., & Zwarenstein, M. (2017). Interprofessional collaboration to improve professional practice and healthcare outcomes. Cochrane Database of Systematic Reviews(6), CD000072. https://doi.org/10.1002/14651858.CD000072.pub3

Reeves, S., Xyrichis, A., & Zwarenstein, M. (2018). Teamwork, collaboration, coordination, and networking: Why we need to distinguish between different types of interprofessional practice. Journal of Interprofessional Care, 32(1), 1-3. https://doi.org/10.1080/13561820.2017.1400150

Sangaleti, C., Schveitzer, M. C., Peduzzi, M., Zoboli, E. L. C. P., & Soares, C. B. (2017). Experiences and shared meaning of teamwork and interprofessional collaboration among health care professionals. JBI Database of Systematic Reviews and Implementation Reports, 15(11), 2723-2788. https://doi.org/10.11124/JBISRIR-2016-003016

Schot, E., Tummers, L., & Noordegraaf, M. (2020). Working on working together: Interprofessional collaboration in healthcare. Journal of Interprofessional Care, 34(3), 332-340. https://doi.org/10.1080/13561820.2019.1636007

Setiadi, A. P., Wibowo, Y., Herawati, F., Irawati, S., Setiawan, E., & Presley, B. (2017). Factors contributing to interprofessional collaboration in Indonesian health centres: A focus group study. Journal of Interprofessional Education & Practice, 8, 69-74. https://doi.org/10.1016/j.xjep.2017.06.002

Sindim, H., Handiyani, H., Suryani, C. T., & Nurdiana. (2022). Pengembangan panduan kompetensi interprofessional collaboration practice di ruang rawat inap. Journal of Telenursing (JOTING), 4(2), 948-957.

Siswanto, L. M. H., Hariyati, R. T. S., & Sukihananto, S. (2013). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 16(2), 77-84. https://doi.org/10.7454/jki.v16i2.21

Wahyuni, E. D., Novieastari, E., & Afriyani, T. (2024). Electronic nursing documentation for patient safety, quality of care, and continuity of care: A systematic review. Healthcare Informatics Research, 30(3), 215-226. https://doi.org/10.4258/hir.2024.30.3.215

World Health Organization. (2010). Framework for action on interprofessional education and collaborative practice. https://www.who.int/publications/i/item/framework-for-action-on-interprofessional-education-collaborative-practice

World Health Organization. (2020). State of the world’s nursing 2020: Investing in education, jobs and leadership. https://www.who.int/publications/i/item/9789240003279

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

HUBUNGAN INTERPROFESSIONAL COLLABORATION DENGAN KUALITAS DOKUMENTASI KLINIS PASIEN DI RAWAT INAP RSUD BENGKALIS. (2026). Jurnal Ilmu Keperawatan, 15(1), 87-97. https://doi.org/10.35328/dpk4f658