PENGARUH EDUKASI  BERBASIS KELUARGA TERHADAP PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIPAT KAIN KABUPATEN KAMPAR

Penulis

  • Muhidin Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiah Jakarta Indonesia
  • Syamsul Anwar Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiah Jakarta Indonesia
  • Nurhayati Program Studi Magister Keperawatan Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiah Jakarta Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35328/bj3xvj30

Kata Kunci:

Edukasi Berbasis Keluarga, Pencegahan Hipertensi, Lansia, Dukungan Keluarga, Puskesmas

Abstrak

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang paling banyak dialami oleh lansia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius karena dapat menyebabkan berbagai komplikasi, seperti penyakit kardiovaskular, stroke, gangguan ginjal, hingga penurunan kualitas hidup. Upaya pencegahan hipertensi pada lansia memerlukan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya berfokus pada perubahan perilaku individu, tetapi juga melibatkan keluarga sebagai sistem pendukung utama. Edukasi berbasis keluarga merupakan salah satu strategi promotif dan preventif yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, serta perilaku pencegahan hipertensi pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh edukasi berbasis keluarga terhadap pencegahan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Lipat Kain Kabupaten Kampar. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Sebanyak 38 responden yang terdiri atas lansia penderita hipertensi dan anggota keluarga sebagai pendamping dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi yang diberikan berupa edukasi berbasis keluarga menggunakan modul edukasi dan media leaflet. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan hipertensi, dan dukungan keluarga sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-test dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi berbasis keluarga memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan hipertensi, dan dukungan keluarga pada lansia (p < 0,001). Rata-rata skor seluruh variabel mengalami peningkatan setelah intervensi, dan seluruh responden menunjukkan perubahan ke kategori baik dalam perilaku pencegahan hipertensi setelah mengikuti program edukasi berbasis keluarga. Edukasi berbasis keluarga berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pencegahan hipertensi pada lansia melalui peningkatan pengetahuan, sikap, perilaku pencegahan, dan dukungan keluarga. Oleh karena itu, edukasi berbasis keluarga direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam program pelayanan kesehatan lansia di tingkat puskesmas sebagai upaya memperkuat pencegahan hipertensi berbasis keluarga dan masyarakat.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Azwar, S. (2020). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya (3rd ed.).

Dinas Kesehatan Provinsi Riau. (2024). Profil Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2023.

European Society of Hypertension. (2023). 2023 ESH Guidelines for the management of arterial hypertension. Journal of Hypertension.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2025). Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach (4th ed.).

Habibi, A., Umara, A. F., Irawati, P., & Sya’bana, N. A. (2025). Penguatan Pengetahuan dan Keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Pada Relawan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kota Tangerang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 8(7), 3617–3636. https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i7.20716

International Society of Hypertension. (2020). 2020 International Society of Hypertension Global Hypertension Practice Guidelines. Hypertension. 75(6), 1334–1357.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman Pengendalian Hipertensi di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. https://repository.kemkes.go.id/book/1355?utm_source=chatgpt.com

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Pedoman pelayanan kefarmasian pada hipertensi. https://repository.kemkes.go.id/book/472?utm_source=chatgpt.com

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.kemkes.go.id/id/survei-kesehatan-indonesia-ski-2023?utm_source=chatgpt.com

Linur S. Harkensia, Suryane S. Susanti, & Teuku Tahlil. (2022). Family Support in Controlling Hypertension among the Elderly in Lhokseumawe City: A Descriptive Phenomenological Study. International Journal of Nursing Education, 14(4), 45–50. https://doi.org/10.37506/ijone.v14i4.18681

Naeemi, L., Daniali, S. S., Hassanzadeh, A., & Rahimi, M. (2022). The effect of educational intervention on self-care behavior in hypertensive older people: Applying the health belief model. Journal of Education and Health Promotion, 11(1). https://doi.org/10.4103/jehp.jehp_1800_21

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelotian Kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2023). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Nurfitasari, S., Handayani, L. T., & Asih, S. W. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Management pada Lansia Hipertensi. Jurnal Kesmas Asclepius, 5(2), 115–122. https://doi.org/10.31539/jka.v5i2.7915

Prihandana, S., Masitoh, S. A., Maharani, B., Kartika, D. S., Arum, C. P. D., & Cahyani, S. D. (2023). PENGARUH EDUKASI DIET HIPERTENSI MELALUI WHATSAPP DALAM MENGENDALIKAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI. Juru Rawat. Jurnal Update Keperawatan, 3(1), 1–5. https://doi.org/10.31983/juk.v3i1.10179

Rahajeng, E., & Tuminah, S. (2009). Prevalensi hipertensi dan determinannya di Indonesia.

Rahmawati, D., & Firdaus, M. B. (2023). Hubungan Kebiasaan Olahraga dan Pola Makan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia. Faletehan Health Journal, 10(03), 293–300. https://doi.org/10.33746/fhj.v10i03.627

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Susanto, T., Hernawati, S., Yunanto, R. A., Rahmawati, I., Ati, N. A. L., & Fauziah, W. (2024). Family self-management program for hypertension management and sodium consumption adherence: A parallel randomized controlled trial among family caregivers and people with hypertension.

Wikan, E., Rahmawati, F., & Wahab, I. A. (2021). Kepatuhan Penggunaan Obat pada Komunitas Pasien Lanjut Usia Dengan Penyakit Kronis di Kecamatan Muntilan Jawa Tengah. Majalah Farmaseutik, 17(1), 54. https://doi.org/10.22146/farmaseutik.v17i1.49088

World Health Organization. (2022). WHO guideline on self-care interventions for health and well-being: 2022 revision. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK582350/?utm_source=chatgpt.com

World Health Organization. (2023). Global report on hypertension: The race against a silent killer. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081062?utm_source=chatgpt.com

Diterbitkan

2026-06-30

Cara Mengutip

PENGARUH EDUKASI  BERBASIS KELUARGA TERHADAP PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIPAT KAIN KABUPATEN KAMPAR. (2026). Jurnal Ilmu Keperawatan, 15(1), 145-158. https://doi.org/10.35328/bj3xvj30