PENGARUH PAPER DOLL DAN SENAM “KU JAGA DIRIKU” TERHADAP SIKAP DAN KETERAMPILAN PENCEGAHAN PELECEHAN SEKSUAL ANAK PRA SEKOLAH BERBASIS HEALTH PROMOTION MODEL
DOI:
https://doi.org/10.35328/mas9gs65Kata Kunci:
Pelecehan Seksual, Paper Doll, Senam Ku Jaga Diriku, Sikap dan KeterampilanAbstrak
Pelecehan seksual sering terjadi di anak pada usia pra sekolah yang dapat menimbulkan dampak fisik, psikologis, serta sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh intervensi paper doll dan senam “Ku Jaga Diriku” terhadap peningkatan sikap dan keterampilan pencegahan pelecehan seksual pada anak prasekolah berbasis Health Promotion Model. Intervensi ini difokuskan pada peningkatan persepsi self-efficacy anak dalam menghadapi risiko pelecehan di lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimental dengan melibatkan 68 anak prasekolah di TK Putra Bhakti I Bojonegoro. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi (28 anak) yang mendapatkan 8 sesi perlakuan dan kelompok kontrol (40 anak). Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner sikap dan observasi keterampilan, kemudian diolah menggunakan uji Mann-Whitney dan Wilcoxon. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada kelompok intervensi, yaitu sikap sebesar 57,1% dan keterampilan sebesar 92,8%. Uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi 0,013 (p<0,05), artinya terdapat perbedaan diantara kelompok intervensi dengan kontrol. Uji Wilcoxon juga menunjukkan peningkatan hingga 100% pada sikap positif dan keterampilan baik setelah intervensi. Disimpulkan bahwa intervensi paper doll dan senam “Ku Jaga Diriku” efektif dalam meningkatkan sikap dan keterampilan pencegahan pelecehan seksual pada anak prasekolah. Intervensi ini dapat dijadikan metode edukasi berbasis Health Promotion Model.
Unduhan
Referensi
Alfons, M., (2019). LPSK: Kasus Kekerasan Seksual pada Anak Meningkat Tiap Tahun. Detikcom, 24 Juli.
Amalina, I. D. & Masythoh, S., (2024). Pendidikan Seksual Dalam Pencegahan Pelecehan Seksual di Sekolah Dasar. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, pp. 245-251.
Asmayawati, et al., (2024). Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasih Media Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Dini Di TKIT Nusantara Banten. Communnity Development Journal, pp. 1511-1518.
Asmayawati, et al., (2024). Edukasi Kesehatan Reproduksi Berbasis Media Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Dini di TKIT Nusantara Banten. Community Development Journal, 5(1), pp. 1511-1518.
Asrori, K. & Ahmadi, M., (2024). Pelecehan Seksual Perspektif Hukum Islam Dan KUHP. Dar El Ilmi: Jurnal Keagamaan, Pendidikan dan Humaniora, pp. 104-121.
Batian, I. A. & Hartanto, (2024). Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Dampak Dan Upaya Perlindungan. Indonesian Journal of Law Research, pp. 32-41.
Charikleia, P., Aikaterini, P. & Zoe, K., (2025). The Persona Dolls Approach For Cultural Diversity In Educational Settings. European Journal of Education Studies, 12(8), pp. 170-185.
Davina, D., Syahida, A. & Noviani, D., (2024). Mencegah Zina Sejak Dini: Pentingnya Pendidikan Seksual Moral Bagi Anak. Jurnal Sains Student Reasearch, Volume 2, pp. 518-526.
Dela, V. L., Pardede, N., Sukatno & Riyadi, S., (2022). Penerapan Layanan Informasi Tentang Seks Edukasi Menggunakan Teknik Fun Card Pada Anak Usia Dini. Medani (Jurnal Pengabdian Masyarakat), Volume 1, pp. 103-109.
Dela, V. L., Pardede, N., Sukatno & Riyadi, S., (2022). Penerapan Layanan Informasi Tentang Seks EdukasiMenggunakan Teknik Fun Card Pada Anak Usia Dini. Medani (Jurnal Pengabdian Masyarakat), 1(3), pp. 103-109.
Hidayah, A. A. et al., (2025). Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Kognitif Peserta Didik. Journal PAUD Agapedia, 9(1), pp. 111-122.
Isini, S. et al., (2025). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa di SMPN 2 Bulawa Kecamatan Bulawa Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo. Journal Of Economic And Business Education, 3(1), pp. 125-132.
Kementrian Pemberdaya Perempuan Dan Perlindungan Anak, (2023). KemenPPPA Dukung Gerakan Stand Up Lawan Pelecehan Seksual di Transportasi Umum. Kementrian Pemberdaya Perempuan Dan Perlindungan Anak, 2 April.
Kiprah Perempuan, (2024). UNICEF: Satu dari 8 Anak Perempuan dan Perempuan Alami Pemerkosaan atau Serangan Seksual Sebelum Usia 18. Kiprah Perempuan, 10 Oktober.
Makkiyyah, N., Rodiah, S. & Aisah, H. A., (2025). Implementasi Metode Bernyanyi Lagu Ku Jaga Diriku Terhadap Pembentukan Jati Diri Melalui Pendidikan Seks Anak Usia 5-6 Tahun Di PAUD Kidang Kencana. Jurnal Pendidikan Islam Dan Manajemen Ekonomi, pp. 1-10.
Maulidah, N. & Amelia, D., (2023). Efektivitas Penggunaan Media Permainan Paper Doll“Bepe-Bepean” dalam Meningkatkan Penguasaan Kosakata Tema Clothes di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (JPSN), Volume 1, pp. 78-90.
Nursaidah, S., (2025). Fenomena Pelecehan Seksual Pada Mahasiswa Di Media Sosial. Jurnal Sosial dan Sains (SOSAINS), pp. 660-669.
Octaviani, F. & Nurwati, N., (2021). Analisis Faktor Dan Dampak Kekerasan Seksual Pada Anak. JurnalIlmuKesejahteraanSosial “Humanitas” Fisip Unpas, pp. 56-60.
Pakpahan, M. et al., (2021). Promosi Kesehatan dan Perilaku. 1 penyunt. Jakarta: Yayasan Kita Menulis.
Perserikatan Bangsa Bangsa Indonesia, (2025). UNiTE! Berinvestasi untuk Mencegah Kekerasan Terhadap Perempuan & Anak Perempuan! #No Excuse. Perserikatan Bangsa Bangsa Indonesia, 25 November.
Rahmania, U., (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual, Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Banda Aceh.
Rahman, N. N., Handayani, N., Wahyuni, R. & Rahmah, D. D. N., (2023). Pembentukan Agen Perubahan “Aku Anak Berani” untuk Edukasi Bahaya Pornografi dan Pencegahan Kekerasan Seksual. Jurnal Pelayanan Kepada Masyarakat, pp. 236-248.
Rahmasari, R. & Fathiyah, K. N., (2023). Penerapan Pendidikan Seksual Dini Berbasis Media Audio Visual melalui Lagu Kujaga Tubuhku. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, pp. 842-854.
Ramadhana, Y. E., (2025). 72 Anak di Bojonegoro Hamil di Luar Nikah Sepanjang 2024, Dipicu Pacaran di Luar Batas. Radar Bojonegoro, 30 January.
Saba, I. S. & Nursanti, I., (2024). Analisa Bagan Teori Promotion Health Model Nola J. Pender. AACENDIKIA: Journal of Nursing, 3(1), pp. 20-27.
Salehah, H. et al., (2024). Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini: Belajar Aman, Bermain Aman. Jurnal Malikussaleh Mengabdi, pp. 80-86.
Salsabila, G. N. & Scarvanovi, B. W., (2024). Storytelling Boneka Dalam Meningkatkan Personal Safety Skills Anak Usia Dini Sebagai Pencegahan Kekerasan Seksual. Jurnal Intervensi Psikologi, 16(1), pp. 87-102.
Sasmita, R., Melina, A. & Saputra, D. F., (2024). Penyuluhan Pencegahan Pelecehan Seksual pada Anak Sekolah Dasar. Vox Populi: Jurnal Umum Pengabdian Kepada Masyarakat, pp. 97-106.
Satria, E., Aninora, N. R. & Faisal, A. D., (2022). Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Umur 3-5 Tahun. Jurnal Ebima, 3(1), pp. 25-28.
Setiawan, L. & Sunaringtyas, W., (2025). Sikap Remaja Pada Temannya Dari Keluarga Penderita Gangguan Jiwa. Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 4(7), pp. 511-519.
World Health Organization, (2023). Kerangka Kerja RESPECT, Pendekatan Baru untuk Mengakhiri Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia. World Health Organization, 9 November.
Yamin, R. A. & Prihatin, R. B., (2025). Optimalisasi Perlindungan Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual. Badan Keahlian DPR RI.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










