INOVASI PENGABDIAN KEPERAWATAN MELALUI MODEL CARDIO-GROWTH UNTUK SKRINING RISIKO KARDIOVASKULAR ANAK STUNTING
DOI:
https://doi.org/10.35328/djrjc766Kata Kunci:
Cardio-Growth, keperawatan komunitas, risiko kardiovaskular, skrining, stuntingAbstrak
Stunting pada anak tidak hanya menyebabkan gangguan pertumbuhan, tetapi juga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular sejak dini sehingga diperlukan deteksi dini berbasis keperawatan komunitas. Model Cardio-Growth merupakan inovasi pengabdian keperawatan yang berfokus pada penguatan kapasitas perawat dalam melakukan skrining risiko kardiovaskular pada anak stunting secara komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat dalam penerapan model Cardio-Growth untuk deteksi dini risiko kardiovaskular pada anak stunting. Program dilaksanakan pada Februari–April 2026 di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang dengan melibatkan 33 perawat dari unit pelayanan anak dan komunitas. Metode kegiatan menggunakan pendekatan community empowerment dan pelatihan partisipatif melalui edukasi interaktif, demonstrasi, role play, diskusi kasus, serta pendampingan praktik skrining. Implementasi model dilakukan melalui pengkajian status pertumbuhan, pengukuran antropometri, identifikasi faktor risiko kardiovaskular, dan edukasi keluarga. Evaluasi menggunakan desain pretest–posttest melalui penilaian pengetahuan dan observasi keterampilan perawat sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan perawat dalam melakukan skrining risiko kardiovaskular secara sistematis, promotif, dan preventif pada anak stunting.
Unduhan
Referensi
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.





