HUBUNGAN PERAN KADER KESEHATAN DENGAN PEMANTAUAN IBU HAMIL BERISIKO DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABILA
DOI:
https://doi.org/10.35328/kebidanan.v14i2.3072Kata Kunci:
Peran Kader, Ibu Hamil, Pemantauan, BerisikoAbstrak
Setiap ibu hamil memiliki resiko mengalami kematian, sehinga upaya peningkatan status kesehatan ibu hamil dengan melibatkan kader kesehatan sangat penting. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah pemantauan ibu hamil berisiko. Kader Kader sebagai pendamping tenaga kesehatan harus mampu melaksanakan perannya dengan baik sehingga dapat dengan mudah mendeteksi dini komplikasi kehamilan guna mencegah kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran kader kesehatan dengan pemantauan ibu hamil berisiko di wilayah kerja Puskesmas Kabila. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kabila yang berjumlah 60 orang dengan metode pengambilan sampel menggunakan teknik total Sampling. Hasil penelitian diperoleh hasil p value=0,001 artinya terdapat hubungan peran kader kesehatan dengan pemantauan ibu hamil berisiko di wilayah kerja Puskesmas Kabila. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa mayoritas kader kesehatan di Puskesmas Kabila mampu memantau ibu hamil berisiko secara mandiri dan terarah. Sebagian besar berperan aktif dalam pendampingan, edukasi dan deteksi dini kondisi masyarakat. Namun, sebagian kecil belum optimal akibat beban kerja. Secara keseluruhan, terdapat hubungan signifikan antara peran kader dan pemantauan ibu hamil berisiko sehingga peningkatan kapasitas kader penting untuk keberhasilan program kesehatan ibu dan anak.
Kata kunci : Peran Kader, Ibu Hamil, Pemantauan, Berisiko
Unduhan
Referensi
Afifatussalamah, R., Wibowo, A., & Wahyuni, C. U. (2023). Pencatatan dan Pelaporan Pemantauan Ibu Hamil Risiko Tingi di Puskesmas Kanor. Journal of Medical and Health Science, 1(1), 10–18. https://doi.org/10.21070/anamnetic.v1i1.1583
Agustini, F. (2017). Analisis Pengetahuan Kader Tentang Peran Dan Fungsi Kader Di Desa Cikunir Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Bidkemas, 8(2), 35–42. https://doi.org/10.48186/bidkes.v2i08.317
Aisyah, R., Suparni, & Kartikasari, D. (2023). Deteksi Dini Risiko Ibu Hamil Berbasis Keluarga. NEM.
Amelia, I., Kartiwan, N., & Julia, R. (2024). PANAH SRIKANDI: PROGRAM PELATIHAN BAGI KADER KESEHATAN UNTUK DETEKSI DINI KEHAMILAN BERISIKO TINGGI. Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 13(2), 165–171.
Arifin. (2023). DOI: http://dx.doi.org/10.33846/sf14102 Implementasi Pelayanan Kesehatan dalam Penurunan Angka Kematian Ibu Zainul Arifin. Journal of Health Research" Forikes Voice, 14(4), 6–10.
Badan pusat Statistik Bone Bolango. (2024). Kecamatan Kabila dalam Angka. 17, 158.
Budi, B. S., Arifin, S., & Setiawan, B. (2014). Hubungan Tingkat Pendidikan Kader dengan Pelaksanaan Posyandu Pada Wilayah Kerja Puskesmas di Kota Banjarbaru. In Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (Vol. 2). https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/JDK/article/view/3372/2928
Damayanti, D. F., Aprianti, E., Fatonah, O., & Sulistiawati, R. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peran Kader Posyandu Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Wilayah Puskesmas Sungai Melayu Kabupaten Ketapang. Jurnal Kebidanan Khatulistiwa, 8(1), 8. https://doi.org/10.30602/jkk.v8i1.894
Daryanti, E., Mulyana, H., Jamil, M., & Mulyana, A. (2023). Optimalisasi Kader Posyandu dalam Pemantauan Ibu Hamil Berisiko. Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 6, 3168–3179.
Dewi, A., Supriatiningsih, Sundari, S., & Sugiyo, D. (2019). Deteksi Dini Kehamilan Resiko Tinggi Bagi Kader Kesehatan. Repository.Umy.Ac.Id, 100. www.leutikaprio.com
Dwitama, M. A. (2020). Pemetaan Deteksi Ibu Hamil Berisiko Tinggi di Wilayah Kerja Puskesasm Talise Kota Palu (p. 50).
Eti Rohaeti, A. N. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Kehamilan Risiko Tinggi Di Wilayah Kerja Puskesmas Mubune Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 11(1), 1–9. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/S1ak/article/view/4389
Gita Kostania, Rita Yulifah, S. (2024). Program Kemitraan Masyarakat Bagi Kelompok Kader Kesehatan Ibu Hamil Dalam Implementasi Program Pendampingan Kehamilan. Jurnal Empathy, Vol.5,No.1(1), 1–15. https://jurnalempathy.com/index.php/jurnalempathy/article/view/228/68
Hasanah, U., Wahdah, R., Hestiyana, N., & Ulfah, R. (2024). Penguatan Peran Kader Dan Masyarakat Dalam Pemantauan Kehamilan Melalui Kantong Kehamilan Dan Wajib Lapor Ibu Hamil “PETA HAMKA WAMIL” Di Puskesmas Alalak Tengah. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Tangguh, 3(1), 626–635.
Indrilia, A., Efendi, I., Safitri, M. E., Kesehatan Helvetia, I., & Sumarsono, J. K. (2021). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Peran Aktif Kader Dalam Pelaksanaan Posyandu Di Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 7(2), 2615–109.
Isnaeni, L. M. A., & Hastuty, M. (2023). Hubungan Lama Kerja dan Motivasi dengan Kinerja Kader Posyandu di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Sungai Pakning Bengkalis Tahun 2023. Sehat: Jurnal Kesehatan Terpadu, 2(3), 310–320. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/s-jkt/article/view/22411
Jambormias, R. M., Nusawakan, A. W., & Sanusi, R. R. (2020). Peran Kader Dalam Pelayanan Kesehatan Maternal Di Puskesmas Ch M Tiahahu Ambon. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 51–56.
Juwita, S., Novalina, A., & Andriana. (2023). Teori dan Aplikasi Asuhan Kebidanan (A. Stelatta (ed.)). Kaizen Media Publishing.
Kementerian Kesehatan. (2019). Modul Pelatihan Bagi Pelatih Kader Kesehatan. Pusat Pelatihan SDM Kesehatan Badan Pengembangan Dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, 1–497. https://jurnal.unpad.ac.id/mkk/article/view/36654/18625
Kolifah, K. (2017). Pengaruh Pelaksanaan Pendampingan Kader Terhadap Kunjungan Antenatal Care (Anc) Ibu Hamil Resiko Tinggi Di Megaluh Jombang. Journal of Health Sciences, 10(1), 16–22. https://doi.org/10.33086/jhs.v10i1.143
Maryana, N., Pribadi, P., & Anggraini, V. (2024). Konsep Kehamilan dan Adaptasi Fisiologis pada Ibu Hamil. NEM.
Muhamad, Z., Mahmudiono, T., Abihail, C. T., Sahila, N., Wangi, M. P., Suyanto, B., & Binti Abdullah, N. A. (2023). Preliminary Study: The Effectiveness of Nutrition Education Intervention Targeting Short-Statured Pregnant Women to Prevent Gestational Stunting. Nutrients, 15(19), 1–11. https://doi.org/10.3390/nu15194305
Muhamad, Z., Suyanto, B., & Trias Mahmudiono. (2022). Pengetahuan Ibu Hamil Pendek Tentang Tugas Kader Kesehatan : Studi Kualitatif. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 5(11), 1459–1464. https://doi.org/10.56338/mppki.v5i11.2992
Primadewi, K. (2023). Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Kehamilan dengan Jarak Kurang dari 2 Tahun (E. Widyawaty (ed.)). Rena Cipta Mandiri.
Puskesmas Kabila. (2024). Profil Kesehatan.
Rahayu, D., & Askabulaikhah. (2020). Pendampingan Kader dengan Kunjungan Antenatal Care (Anc) Ibu Hamil Risiko Tinggi Di Puskesmas Jelakombo Jombang. Midwiferia Jurnal Kebidanan, 6(2), 14–20.
Ramadhan, F., Runjati, & Kumorowulan, S. (2022). Aplikasi Diri Bumil Sebagai Deteksi Dini Kehamilan Risiko pada Ibu Hamil. Pustaka Rumah Cinta.
Retna P, T., Wahyuningsih TN, & Yunariyah, B. (2022). Penyegaran Kelas Kader Posyandu (M-KIA) dalam Pendampingan Ibu Hamil Resiko Tinggi di Wilayah Kerja Puskesmas Tambakboyo Kecamatan Tambakboyo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(7), 623–632. https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i7.1520
Riansih, C. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Tentang Deteksi Dini Risiko Tinggi Pada Ibu Hamil Dengan Sikap Melapor Pada Tenaga Kesehatan. Jurnal Permata Indonesia, 13(2), 100–106. https://doi.org/10.59737/jpi.v13i2.168
Septiani, D. A. (2018). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN ANTENATAL OLEH IBU HAMIL DI PUSKESMAS SINDANG JAYA KABUPATEN TANGERANG 2018. Kesehatan Masyarakat, 438.
Setyaningsih, D., Novika, A. G., Nurtyas, M., RRD, M. G., & Kusuma, D. A. M. (2023). Peningkatan Kemampuan Kader Posyandu Melalui Pelatihan Tentang Pendampingan Ibu Hamil. Room of Civil Society Development, 2(4), 136–143. https://doi.org/10.59110/rcsd.199
Setyoningsih, D. (2023). Pemberdayaan Kader Posyandu Desa Tempursari Untuk Deteksi Dini Kehamilan Risiko Tinggi Dengan KSPR. Jurnal Budimas, 05(02), 1–7.
Sholikah, S., Nurwulansari, F., & Aini, E. (2024). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kehamilan Resiko Tinggi. NEM.
Sukmawati, A., Sabur, F., Nur, M., & Darmawan, A. (2023). Buku Ajar Metodologi Penelitian (Efitra & Sepriano (eds.); 1st ed.). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Tersiana, A. (2022). Metode Penelitian dengan Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif (H. Adamson (ed.); 1st ed.). Anak Hebat Indonesia.
Witisnasari, D., Rindu, & Widiyantara, A. T. (2024). Efektivitas Peran Kader “Srikandi” dalam Pemantauan Ibu hamil Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu (di Wilayah Pleret Kabupaten Bantul). INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(3), 7715–7739.
Zuliyanti, N. I., & Hidayati, U. (2021). Pengaruh Usia dan Insentif terhadap Kinerja Kader Posyandu di Kabupaten Purworejo. Indonesian Journal of Midwifery (IJM), 4(September), 89–93.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmu Kebidanan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










