HUBUNGAN SARANA AIR BERSIH DAN KEPEMILIKAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA
DOI:
https://doi.org/10.35328/kebidanan.v13i2.2755Kata Kunci:
diare, balita, sarana air bersih, kepemilikan jambanAbstrak
Diare adalah penyebab mortalitas nomor dua di Indonesia. Puskesmas Batang Tarang yang berlokasi di Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau pada tahun 2023 terdapat 283 kasus diare dengan 2 kematian balita. Sarana air bersih dan kepemilikan jamban yang tidak memenuhi syarat dapat menjadi penyebab diare. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan sarana air bersih dan kepemilikan jamban dengan kejadian diare pada balita. Penelitian kuantitatif ini dengan desain penelitian case control study. Data diambil menggunakan lembar checklist dan observasi. Populasi penelitian ini yaitu balita yang diare dan berobat ke Puskesmas Batang Tarang pada Juli-Desember 2023 sebanyak 283 orang. Teknik sampling menggunakan quota sampling. Sampel 148 orang terdiri dari 74 kasus dan 74 kontrol. Analisis data univariat dengan tabel distribusi frekuensi, analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Karakteristik responden mayoritas berumur 20-35 tahun dengan tingkat pendidikan menengah, mayoritas balita berumur 25-59 bulan, jenis kelamin terbanyak perempuan. Mayoritas sarana air bersih dan jamban tidak memenuhi syarat. Hasil analisa bivariat ada hubungan sarana air bersih dengan kejadian diare (p value 0.001) dan ada hubungan kepemilikan jamban dengan kejadian diare (p value 0.001). Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan terdapat hubungan sarana air bersih dan kepemilikan jamban dengan kejadian diare pada balita
Unduhan
Referensi
Chandra, F., Junita, D.D. and Fatmawati, T.Y. (2019) ‘Tingkat Pendidikan dan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Status Anemia’, Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(04), pp. 653–659. Available at: https://doi.org/10.33221/jiiki.v9i04.398.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat (2023) Profil Kesehatan Kalimantan Barat 2022. Pontianak: Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat. Available at: https://datacloud.kalbarprov.go.id/index.php/s/PLjw5737Xy5yz4P#pdfviewer.
Dinas Kesehatan Sanggau (2023) Laporan Kesehatan Anak Kab. Sanggau Desember 2023. Sanggau.
Fitriani, N., Darmawan, A. and Puspasari, A. (2021) ‘Analisis Faktor Risiko Terjadinya Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Pakuan Baru Kota Jambi’, Medical Dedication (medic) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat FKIK UNJA, 4(1), pp. 154–164. Available at: https://doi.org/10.22437/medicaldedication.v4i1.13472.
Gultom, R. and Khairani (2021) ‘Evaluasi Kepatuhan Pasien Anak Penderita Diare Terhadap Penggunaan Antibiotik Di Rumah Sakit Umum (Rsu) Karya Bakti Ujung Bandar Rantauprapat’, JIFI (Jurnal Ilmiah Farmasi Imelda), 4(2), pp. 37–42. Available at: https://doi.org/10.52943/jifarmasi.v4i2.531.
Iswandi, A.I. et al. (2023) Rencana Aksi Nasional Penanggulangan Pneumonia dan Diare Indonesia 2023-2030, Kementerian Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Available at: https://p2p.kemkes.go.id/wp-content/uploads/2023/12/NAPPD_2023-2030-compressed.pdf (Accessed: 5 February 2024).
Katiandagho, D. and Darwel, D. (2019) ‘Hubungan Penyediaan Air Bersih dan Jamban Keluarga Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Mala Kecamatan Manganitu Tahun 2015’, Jurnal Sehat Mandiri, 14(2), pp. 64–78. Available at: https://doi.org/10.33761/jsm.v14i2.118
Kementerian Kesehatan RI (2022) Buku Bagan Manajemen Terpadu Balita Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Maywati, S., Gustaman, R.A. and Riyanti, R. (2023) ‘Sanitasi Lingkungan Sebagai Determinan Kejadian Penyakit Diare pada Balita di Puskesmas Bantar Kota Tasikmalaya’, Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(2), pp. 219–229. Available at: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gojhes/index
Mujiyanto, M. and Muhammad, A. (2022) ‘Analisis Kualitas Air Sumur di Sekitar Kampus Universitas Islam Indonesia’, Indonesian Journal of Laboratory, 5(3), p. 105. Available at: https://doi.org/10.22146/ijl.v5i3.79095.
Noventi, D., Umboh, J.M.L. and Sumampouw, O.J. (2023) ‘Sarana Air Bersih dan Jamban Keluarga pada Balita Penderita Diare Anak Berumur Bawah Lima Tahun (Clean Water Facilities and Family Latrines for Children Under Five Years Old with Diarrhea)’, Jurnal perempuan dan anak Indonesia, 4(2), pp. 69–82. Available at: https://doi.org/10.35801/jpai.4.2.2022.44111.
Permana, B. et al. (2020) ‘Analisis Sifat Fisika dan Derajat Keasaman terhadap Kualitas Air Minum Isi Ulang 20 Rumah RW 01 di Kampung Cilember Desa Jogjogan Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor’, Risenologi, 5(1), pp. 64–69. Available at: https://doi.org/10.47028/j.risenologi.2020.51.82.
Rahmadani, N. and Mustari, S. (2021) ‘Analisis Sanitasi Dasar dan Tindakan Masyarakat Tentang Kesehatan Lingkungan di Kecamatan Batang’, Jurnal Mitra Sehat, 11, pp. 304–314. Available at: https://journal.stikmks.ac.id/index.php/a/article/view/301/211
Rahmatillah, N., Abdullah, A. and Arlianti, N. (2023) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Jamban Umum Oleh Masyarakat Di Wilayah Kemukiman Lamteuba Kecamatan Seulimuem Kabupaten Aceh Besar’, Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), pp. 4988–4995. Available at: https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.19920.
Yantu, S.S., Warouw, F. and Umboh, J.M.L. (2021) ‘Hubungan antara Sarana Air Bersih dan Jamban Keluarga dengan Kejadian Diare pada Balita di Desa Waleure’, Jurnal KESMAS, 10(6), pp. 24–30.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Jurnal Ilmu Kebidanan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










