MEDITASI MINDFULNESS SEBAGAI MANAJEMEN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN

Penulis

  • Dheska Arthyka Palifiana Universitas Respati Yogyakarta image/svg+xml ##default.groups.name.author##
  • Sitti Khadijah Universitas Respati Yogyakarta image/svg+xml ##default.groups.name.author##
  • Ririn Wahyu Widayati Universitas Respati Yogyakarta image/svg+xml ##default.groups.name.author##
  • Dita Septian Anggraini Universitas Respati Yogyakarta image/svg+xml ##default.groups.name.author##

DOI:

https://doi.org/10.35328/kebidanan.v13i2.2768

Kata Kunci:

Meditasi, Mindfulness, Kecemasan, Persalinan

Abstrak

Perubahan pada kehamilan terjadi karena peningkatan hormon estrogen dan progesterone yang dapat menimbulkan berbagai permasalahan psikis salah satunya adalah kecemasan. Kecemasan pada ibu hamil yang tidak segera ditangani dapat menyebabkan kelahiran bayi prematur (BBLR). Metode terapi komplementer untuk mengurangi kecemasan salah satunya adalah meditasi mindfulness. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektifitas meditasi mindfulness terhadap kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest design with control group. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling dan Sampel penelitian yaitu 40 ibu hamil trimester III dengan pembagian kelompok perlakuan sebanyak 20 ibu hamil diberikan intervensi meditasi mindfulness sedangkan kelompok kontrol 20 ibu hamil diberikan intervensi teknik nafas dalam. Data kecemasan diukur menggunakan kuesioner Zung Self Rating Anxiety Scale, intervensi dilakukan sebanyak 4 kali. Data diolah menggunakan uji Wilcoxon. Didapatkan hasil untuk kelompok perlakuan terjadi penurunan kecemasan yaitu saat pretest (13 orang (65%) cemas sedang dan 7 orang (35%) cemas berat, sedangkan saat posttest 12 orang (60%) menjadi cemas ringan, 8 orang (40%) cemas sedang dan tidak terdapat kategori cemas berat. Untuk kelompok kontrol terjadi peningkatan kecemasan Dimana saat pretest kategori cemas sedang 11 orang (55%) dan 9 oran g(45%) cemas ringan, sedangkan saat posttest 11 orang (55%) cemas sedang, 6 orang (30%) cemas ringan dan 3 orang (15%) cemas berat. Hasil analisis data didapatkan p value 0,001 disimpulkan bahwa Meditasi Minfulness Efektif digunakan Sebagai Manajemen Kecemasan dalam Menghadapi Persalinan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Alatas, H. (2019). Hipertensi pada Kehamilan. Herb Medicine Journal, 2(2).

Aswitami, N. G. A. P. (2017). Pengaruh Yoga Antenatal Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Tw Iii Dalam Menghadapi Proses Persalinan Di Klinik Yayasan Bumi Sehat. Jurnal Kesehatan Terpadu, 1(1).

Bredin, S. S. D., Foulds, H. J. A., Burr, J. F., & Charlesworth, S. A. (2013). Risk assessment for physical activity and exercise clearance: in pregnant women without contraindications. Canadian Family Physician Medecin de Famille Canadien, 59(5), 515–517.

Brown, K. W., & Ryan, R. M. (2003). The Benefits ofBeing Present: Mindfulness and its Role in Psychological Well-Being. Journal of Personality and Social 136 Psychology, 84(4), 822.

Eisenberg, N., Fabes, R. A., Murphy, B., Karbon, M., Smith, M., & Maszk, P. (1996). The Relations of Children’s Dispositional Empathy-Related Responding to Their Emotionality, Regulation, and Social Functioning. Developmental Psychology, 32(2), 195–209.

Eric bui, Meredith E.charney, A. W. B. (2020). Clinical Handbook Of Anxiety Disorder.

Evertz, K. (2021). Handbook of Prenatal and Perinatal Psychology. In In Handbook of Prenatal and Perinatal Psychology. . In Handbook%0Aof Prenatal and Perinatal Psychology

Hawari.D. (2013). Stress, Cemas dan Depresi. EGC.

Heriani. (2016). Kecemasan dalam Menjelang Persalinan ditinjau dari Paritas, Usia dan Tingkat Pendidikan. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2).

Huizink, A. C., Delforterie, M. J., Scheinin, N. M., Tolvanen, M., Karlsson, L., &, & Karlsson, H. (2016). Adaption of Pregnancy Anxiety Euestionnaire-Revised for all Pregnant Women Regardless of Parity: PRAQ-R2. Archives of Women’s Mental Health, 19(1), 125–132.

Kartono, K. (2014). Patologi Sosial. PT Raja Grafindo Persada.

Lisa Rahmawati. (2017). Gambaran Pengetahuan Ibu Hamil tentang Perubahan Psikologi Kehamilan di Wilayah Kerja Puskesmas Pariaman. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 4–5.

Muslim. R. (2019). Diagnosis Gangguan Jiwa Rujikan Ringkasan dari PPDGJ - III, DSM-5, dan ICD-11. In DIAGNOSIS GANGGUAN JIWA RUJUKAN RINGKAS dari PPDGJ - III,DSM - 5.

Raab.K. (2014). Mindfulness, Self-Compassion, and Empathy Among Health Care Professionals: A Review of the Literature. Journal of Health Care Chaplaincy, 20(3), 95–108.

Sarriner, Dymond, & W. (2013). Bjm.-Mindfulness-in-Maternity. British Journal of Midwifery, 21, 500–603.

Suristyawati, P., Yuliari, S. A. M., & Suta, I. B. P. (n.d.). Meditasi Untuk Mengatasi Kecemasan Pada Ibu Hamil. Widya Kesehatan, 1(2), 20–27.

Yessie Aprillia. (2017). Meditasi Selama Kehamilan. Jurnal Kebidanan, 2(23).

Diterbitkan

2024-10-30

Cara Mengutip

MEDITASI MINDFULNESS SEBAGAI MANAJEMEN KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN. (2024). Jurnal Ilmu Kebidanan, 13(2), 157-163. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v13i2.2768