Dampak Pemberian Ramuan Jahe (Zingiber Officinale) Dan Madu (Mel) Terhadap Penurunan Gejala Batuk Pada Balita

Penulis

  • Wilujeng Ananda Paramita TPMB Wilujeng Ananda Paramita Kotalama Malang ##default.groups.name.author##
  • Widia Shofa Ilmiah Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS. dr. Soepraoen ##default.groups.name.author##

DOI:

https://doi.org/10.35328/kebidanan.v14i2.2948

Kata Kunci:

jahe, madu, batuk, balita, herbal

Abstrak

Batuk merupakan salah satu gejala utama dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang kerap diderita oleh anak-anak berumur balita. Pengobatan alternatif yang memanfaatkan bahan alami, seperti jahe dan madu, telah digunakan sebagai terapi tradisional karena manfaatnya yang terbukti aman dan efektif. Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengetahui dampak pemberian ramuan jahe serta madu pada pengurangan gejala batuk pada anak-anak balita. Pendekatan yang dipergunakan pada penelitian ini yakni pre-eksperimental dengan metode pretest-posttest satu grup. Sampel terdiri dari 24 anak balita berusia antara 1 hingga 5 tahun yang mengalami batuk, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Intervensi yang dilakukan melibatkan pemberian ramuan jahe dan madu sebanyak dua kali sehari selama lima hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikan dengan p =0,000 (p < 0,05), yang menampilkan terdapatnya dampak signifikan antara kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ramuan jahe dan madu terhadap penurunan gejala batuk pada anak-anak usia balita. 

 

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Aisah, S., Ajniningtyas, E. S., & Sudiarto. (2023). Pemberian Rebusan Jahe dan Madu Sebagai Terapi Komplementer Pada An.R Dengan Masalah Ispa di Desa Kutabawa. Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(6), 174–178.

Anjani, Y., & Wandini, R. (2021). Pengabdian Kepada Masyarakat Terapi Komplementer Minuman Jahe Merah Dan Madu Di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Lampung Selatan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 4(5), 1190–1195.

Arianti, L., Yulita, R. S., Riliyani, Setyawati, Kusumaningsih, D., & Wandini, R. (2021). Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas Pada Balita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Dengan Menggunakan Terapi Rebusan Jahe Madu Di Margorejo Kecamatan Metro Selatan Kota Metro. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (Pkm), 4(1), 37–441 https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kreativitas/article/view/2801/pdf.

Azizah, A. N., & Kurniati, C. H. (2020). Obat Herbal Meredakan Batuk Pilek Pada Balita. Jurnal Kebidanan Indonesia, 11(2), 29–336 www.jurnal.stikesnh.ac.id

Dewi, C. T., Fajari, D. R., Bilqis, K. I., Ahmad, L. F., & Hayati, N. I. (2022). Manfaat madu bagi kesehatan menurut al-qur’an: Manfaat madu bagi kesehatan menurut al-qur’an. Jurnal Stikes Muhammadiyah Ciamis: Jurnal Kesehatan, 9(2), 22–25.

Dewi, R., Sutristo, D., & Fernando, F. (2020). Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Rawat Jalan di Puskesmas Sungai Abang Kabupaten Tebo Tahun 2018. Journal of Pharmacy and Science, 5(2), 67–72. https://doi.org/10.53342/pharmacy.v5i2.188

Dhanang Puspita, Monika Rahardjo, & Novita Iswardanningrum. (2021). Optimasi Pembuatan Minuman Effervescent Madu Dilihat Dari Kelarutan Dan Kandungan Antioksidannya. Science Technology and Management Journal, 1(2), 56–60. https://doi.org/10.53416/stmj.v1i2.19

Faisal. (2015). Madu dan Khasiatnya: Suplemen Sehat Tanpa Efek Samping. Yogyakarta : Diandra Pustaka Indonesia.

Indonesia, K. K. (2018). Profil Kesehatan Indonesia. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (Issue Mi).

Kartini. (2017). Potensi Ekstrak Jahe Merah Sebagai Terapi Alami Kejadian Asma pada Atlet. Jurnal Ilmu Kesehatan.

Lidia, A. F., & Rahmadiyah, D. C. (2018). Pengetahuan Keluarga Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan ISPA pada Balita. Jurnal:ilmu permas, 67-74.

Noer, R. N., Ardion, Deliana, D., & Damanik, Y. D. (2021). Pemberian Rebusan Jahe dan Madu Terhadap Ketidakefektifan Bersihkan Jalan Napas pada Penderita Penyakit ISPA. 1(1).

Notoadmojo, S. (2018). Metodelogi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pebiningrum, A., & Kusnadi, J. (n.d.). Effect of Ginger Varieties (Zingiber Officinale) And Addition of Honey to the Antioxidant Activity of Klmbucha Ginger Fermented Drink.

Ratnaningsih, E., & Benggu, N.I. (2020). Terapi komplementer dalam mengatasi ISPA pada ibu yang memiliki balita di dusun setan desa manguwoharjo, kelurahan Depok, kabupaten Sleman. Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan.

RI, Kementerian Kesehatan. (2016). Pedoman penatalaksanaan Stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Kementerian Kesehatan RI.

Riyanti, A., & Emilia, R. (2021). Analisis Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Obat Batuk Pada Pasien ISPA di Apotek Siaga-24 Cikampek. Jurnal Health Sains, 2(11), 1392-1407. doi:10.46799/jhs.v2i11.327

Simanjuntak, J. (2021). Klarifikasi penyakit infeksi saluran pernapasan Akut (ISPA) dengan menerapkan metode fuzzy k-nearest neighnor. Jurnal pengembangan teknologi informasi dan ilmu komputer.

Wasihah, PRIYANTO, S., & Suhariyanti, E. (2018). Efektivitas Kencur Madu dan Jahe Madu terhadap Batuk pada ISPA Balita 1-5 Tahun. Prosiding Seminar Nasional Tumbuhan Obat Indonesia ke-55.

Diterbitkan

2025-10-30

Cara Mengutip

Dampak Pemberian Ramuan Jahe (Zingiber Officinale) Dan Madu (Mel) Terhadap Penurunan Gejala Batuk Pada Balita. (2025). Jurnal Ilmu Kebidanan, 14(2), 210-219. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v14i2.2948