EFEKTIFITAS KONSUMSI AIR TEBU KOMBINASI DENGAN AIR JAHE TERHADAP HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP SIDOMULYO PEKANBARU

Penulis

  • Rahayu Kusuma Wardani STIKes Al Insyirah Pekanbaru ##default.groups.name.author##

DOI:

https://doi.org/10.35328/kebidanan.v9i1.563

Kata Kunci:

Air tebu kombinasi air jahe, penurunan hiperemesis gravidarum

Abstrak

Hiperemesis gravidarum adalah mual muntah yang berlebihan pada wanita hamil sampai menggangu aktifitas sehari-hari. Tebu dan jahe sebagai salah satu tanaman herbal yang dapat mengurangi mual muntah. Tebu mengandung glukosa untuk penekanan asam didalam lambung dan dapat mengurangi mual muntah. Jahe mengandung gingerol dapat memperlancar peredaran darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas konsumsi air tebu kombinasi dengan air jahe terhadap hiperemesis gravidarum di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru. Desain penelitian yang digunakan adalah quasy esperiment dengan design one grup pretest dan posttest.. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum tingkat 1 masing-masing berjumlah 15 responden untuk intervensi. Waktu penelitian dilakukan bulan Desember 2017 sampai April 2018. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar observasi. Analisa data yang digunakan uji T Dependent. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air tebu kombinasi dengan air jahe efektifitas dalam menurunkan mual muntah pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo dengan nilai p-value 0,000 (α=0,05). Di sarankan ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum dapat menerapkan pengobatan herbal untuk mengurangi mual muntah salah satunya mengkonsumsi air tebu kombinasi dengan air jahe sehingga bisa mengurangi penggunaan obat nonfarmakologi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Diterbitkan

2020-02-29

Cara Mengutip

EFEKTIFITAS KONSUMSI AIR TEBU KOMBINASI DENGAN AIR JAHE TERHADAP HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAWAT INAP SIDOMULYO PEKANBARU. (2020). Jurnal Ilmu Kebidanan, 9(1), 36-41. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v9i1.563