HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU HAMIL DENGAN KEJADIAN KEHAMILAN EKTOPIK TERGANGGU DI RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU
Kata Kunci:
Usia, paritas, KET, RSUD Arifin AchmadAbstrak
Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rongga rahim. Kehamilan ektopik yang apabila mengalami abortus disebut sebagai kehamilan ektopik terganggu. Berdasarkan data dari WHO, bahwa pada tahun 2003 terdapat 1 dari 250 (0,04%) kelahiran di dunia menderita kehamilan ektopik, dengan jenis kehamilan ektopik yaitu kehamilan tuba falopii, yang sebagian besar (80%) dialami oleh wanita pada usia 30 tahun keatas serta dilaporkan bahwa 60% dialami oleh wanita dengan kehamilan pertama dan kedua. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan umur dan paritas ibu hamil dengan kejadian kehamilan ektopik terganggu (KET) di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Jenis penelitian ini analitik (kasus-kontrol). Populasi sebanyak 114 orang dengan teknik pengambilan total populasi untuk 57 kasus dan 57 kontrol dengan menggunakan data sekunder, di Ruangan Camar III dan Rekam Medik. Analisa data bivariat yang dilakukan dengan komputerisasi sebagai tolak ukur untuk pembahasan dan kesimpulan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa ada hubungan umur dan paritas dengan kejadian kehamilan ektopik terganggu di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, dengan Pvalue umur sebesar 0,024 < α 0,05 dan Pvalue paritas sebesar 0,023 < α 0,05. RSUD Arifin Achmad diharapkan memberikan pelayanan kebidanan melalui pelayanan antenatal care dalam mendeteksi dini kegawatdaruratan kehamilan.










