FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SKALA NYERI DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI KOTA SURAKARTA
DOI:
https://doi.org/10.35328/kebidanan.v14i2.2936Kata Kunci:
Faktor, Remaja, Menstruasi, Nyeri, DismenoreaAbstrak
Menurut data terbaru World Health Organization (WHO) pada tahun 2020 didapatkan bahwa sebanyak 1.769.425 (90%) wanita mengalami dismenorea, wanita yang mengalami dismenorea memproduksi prostaglandin 10 kali lebih banyak dibandingkan wanita yang tidak mengalami dismenorea, prostaglandin mengakibatkan meningkatnya kontraksi pada uterus serta pada kadar prostaglandin yang berlebih akan meningkatkan aktivasi usus besar. Tujuan Penelitian untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi skala nyeri dismenorea pada remaja putri di Kota Surakarta. Metode Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian observasional Cross Sectional dan besar sampel sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara 6 variabel faktor – faktor penyebab skala nyeri dismenorea hanya 1 variabel yang terdapat hubungan signifikan yakni IMT (Indeks Massa Tubuh) dengan p value 0.020 (<0.05) sementara untuk variabel usia (0.409), usia menarche (0.515), siklus menstruasi (0.994), lama menstruasi (0.311) dan banyaknya ganti pembalut per hari (0.332).
Unduhan
Referensi
Ariesthi, K. D., Fitri, H. N., & Paulus, A. Y. (2020). Pengaruh Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Aktivitas Fisik Terhadap Kejadian Dismenore pada Remaja Putri di Kota Kupang. Chmk Health Journal, 4(2), 166–172.
Aulya, Y., Kundaryanti, R., & Rena, A. (2021). Hubungan Usia Menarche dan Konsumsi Makanan Cepat Saji dengan Kejadian Dismenore Primer pada Siswi di Jakarta Tahun 2021. Jurnal Menara Medika, 4(1), 10–21.
Djailani, Y. A., Nasrianti, Hasnia, & Rosyidi, M. (2023). Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Upaya Penanganan Dismenore Di SMP IT Insan Cendekia Doyo Baru Kabupaten Jayapura. Jurnal Kesehatan, 11(1), 140–149.
Gunawati, A., & Nisman, W. A. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Dismenorea di SMP Negeri di Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 8. https://doi.org/10.22146/jkr.56294
Ilham, M. A., Islamy, N., Hamidi, S., & Sari, R. D. P. (2022). Gangguan Siklus Menstruasi Pada Remaja : Literature Review. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(1), 185–192.
Indra Hizkia P, Lindawati F. Tampubolon, & Eva Lolyta Br. Hutahaean. (2024). Relationship between Knowledge and Attitudes of Young Women in Dealing with Dysmenorrhea at SMA Negeri 12 Medan 2023. Jurnal Midwifery, 6(1), 12–28. https://doi.org/10.24252/jmw.v6i1.45167
Istiqomah, K. N., & Noorratri, E. D. (2024). Penerapan Abdominal Stretching Exercise Untuk Mengurangi Dismenore Pada Mahasiswi DIII Keperawatan Universitas ‘ Aisyiyah Surakarta. Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 2(4).
Itani, R., Soubra, L., Karout, S., Rahme, D., Karout, L., & Khojah, H. M. J. (2022). Primary Dysmenorrhea: Pathophysiology, Diagnosis, and Treatment Updates. Korean Journal of Family Medicine, 43(2), 101–108. https://doi.org/10.4082/kjfm.21.0103
Jahriani, N., Tambunan, L. Y., Kebidanan, S., As, S., Kisaran, S., & Utara, S. (2024). Pengaruh Masase Abdominal Effleurage dan Kompres Air Hangat terhadap Nyeri Disminore pada Mahasiswi Kebidanan Stikes As Syifa Kisaran Tahun 2024. Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan, 12(2), 432–437.
Lestari, D. R., Citrawati, M., & Hardini, N. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik dan Kualitas Tidur dengan Dismenorea pada Mahasiswi FK UPN “Veteran” Jakarta. Majalah Kedokteran Andalas, 41(2), 48. https://doi.org/10.25077/mka.v41.i2.p48-58.2018
Meylawati, L. E., & Anggraeni, F. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dalam Mengatasi Dismenorea Primer Pada Remaja. Jurnal Wacana Kesehatan, 6(1), 33. https://doi.org/10.52822/jwk.v6i1.171
Nurrafi, W., Wijayanti, W., & Umarianti, T. (2023). Perbandingan Kompres Dingin Dan Kompres Hangat Terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi Di Pondok Pesantren Kabupaten Ngawi. Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences), 12(1), 91–97. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v12i1.2338
Putri, N. P. O., & Adhitya, I. P. G. S. (2024). Faktor Risiko Yang Mempengaruhi Dismenore Pada Remaja. Jurnal Inovasi Kesehatan Terkini, 6(2), 62–71. https://journalpedia.com/1/index.php/jikt
Safitri, S., Kurrohman, T., & Edi, M. (2024). Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Dismenorea Primer Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Di Perguruan Tinggi. British Medical Journal, 6(5), 1333–1336.
Wijayanti, W., Sunarsih, T., Kartini, F., & Rohmatika, D. (2022). Kejadian Premenstrual Syndrome (Pms) Berdasarkan Karakteristik Siswi Kelas Xii Di Pondok Pesantren Sukoharjo. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 13(1), 24–31. https://doi.org/10.34035/jk.v13i1.812
Wulandari, N. H., & Widiyaningsih, E. N. (2023). Hubungan Asupan Fe Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri di SMA Dan SMK Batik Surakarta. JGK: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 3(1), 37–46. https://doi.org/10.36086/jgk.v3i1.1656
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Ilmu Kebidanan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.










