Peran Tenaga Bidan Dalam Meningkatkan Cakupan Imunisasi Bayi di UPT Puskesmas Meskom Kabupaten Bengkalis

Penulis

  • Tengku Fitria Rahmadhani Program Studi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyira, Pekanbaru, Indonesia ##default.groups.name.author##
  • Rifa Yanti Program Studi Keperawatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah, Pekanbaru, Indonesia ##default.groups.name.author##
  • Fajar Sari Tanberika Program Studi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyira, Pekanbaru, Indonesia ##default.groups.name.author##
  • Wira Ekdeni Aifa Program Studi Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyira, Pekanbaru, Indonesia ##default.groups.name.author##

DOI:

https://doi.org/10.35328/kebidanan.v14i2.2985

Kata Kunci:

Peran Bidan, Cakupan Imunisasi, Imunisasi dasar lengkap

Abstrak

Imunisasi dasar lengkap merupakan upaya preventif penting dalam menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Tenaga kesehatan, khususnya bidan, memiiliki peran strategis  dalam mendukung pencapaian cakupan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran bidan dalam meningkatkan cakupan imunisasi bayi di UPT Puskesmas Meskom Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ni berjumlah 74 orang ibuu yang memiliki bayi usia 0-12 bulan yang dipilih dengan teknik Simpel Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tentang peran bidan dan checklist kelengkapan imunisasi bayi. Analisis data di lakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menilai peran bidan dalam kategori baik sebesar (74,3%), sedangkan cakupan imunisasi dasar lengkap tercapai sebesar (60,8%) bayi. Hasil uji bivariat menunjukkan nilai P value 0,000 < 0,05. Ini menunjukkan bahwa peran bidan berpengaruh signifikan terhadap pencapaian cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdulraheem, et al. (2017). Knowledge, Awareness and Compliance with. Standard Precautions among Health Workers in North Eastearn Nigeria.

Annisa, S.(2020). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Bidan Dengan Kinerja Pelayanan Imunisasi Dasar Lengkap di Puskesmas Kabupaten Ciamis Pada Masa Pandemi Covid-19.

Astuti, S, J. (2019). Hubungan Tingkat Kepatuhan Orang Tua terhadap Pemberian Kelengkapan Imunisasi Dasar pada Bayi di Puskesmas Batu Kota Batu. Jurnal Nursing News Volume 1, Nomor 1.

Di akses 21 Januari 2025. https://publikasi.unitri.ac.id/index.php/fikes/article/view/412.

Balitbang Kemenkes RI. 2018. Riset Kesehatan Dasar; RISKESDAS. Jakarta: Balitbang Kemenkes RI

Bappenas; UNICEF. (2017) Laporan Baseline SDG tentang Anak-Anak di Indonesia. Jakarta: Bappenas dan UNICEF.

Daile, S, A(2018) Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Anak Usia 1-5 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas AfuluTahun 2018.

Diana (2014).Pengaruh Penatalaksanaan Program Imunisasi Oleh Bidan Desa, Kepatuhan Standar Operasional Prosedur dan Ketersediaan SaranaPrasarana Terhadap Efiaksi Imunisasi di Kabupaten Cianjur Tahun 2014

Dinkes Bengkalis, Profil Kesehatan Tahun 2024 : Dinkes Kabupaten Bengkalis , Profil Kesehatan Kabupaten Bengkalis Tahun 2024.

Dr. Prof. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Studi Kasus (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, & Kombinasi (M. P. Dr. Rina Fadilah, Ed.; CV ALFABETA, Vol. 1). CV ALFABETA.

Falawati, W. F. 2020. Hubungan Status Imunisasi Dan Peran Petugas ImunisasiDengan Kejadian Campak Di Kabupaten Muna. Midwifery Journal: JurnalKebidananUM.Mataram,5(1),60.https://doi.org/10.31764/mj.v5i1.1067

Hasibuan, N. K. (2020). Hubungan pengetahuan, sikap, dan pekerjaan ibu dengan status imunisasi dasar bayi di Desa Sibulele Muara Kecamatan Batang Angkola. Respiratory Unar.https://repository.unar.ac.id/jspui/handle/123456789/299

Hidayah N, Sihotang HM, Lestari W. (2018). Faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi dasar lengkap pada bayi tahun 2017. Jurnal Endurance. 3.(1) 2018; 153-161

Kemenkes RI. (2022). Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Bulan Imunisasi Anak Nasional. Kementerian Kesehatan RI, 4(11), 1–57

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Buku Ajar Imunisasi. In Kementerian Kesehatan RI. Retrieved from https://www.kemkes.go.id/ article/view/19093000001/penyakit-jantung-penyebab-kematian- terbanyak-ke-2-di-indonesia.html.

Konstantyner, T., Taddei, J.A.A. & Rodrigues, L.C, ( 2019). Risk Factors for Incomplete Vaccination in Children Less than 18 Months of Age Attending The Nurseries of Day-Care Centres in Sao Paulo, Brazil. accine, 29 pp. 9298–302.

Mansyur , M., Damanik, R., & Rini, A. S. (2019). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu, Jumlah Paritas dan Dukungan Keluarga Dengan Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Anak di Praktek Mandiri Bidan Mely. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 1(1), 248–255. https://doi.org/10.55681/sentri.v1i1.228

Mardianti, & Farida, Y. (2020). Faktor - Faktor yang Berhubungan dengan Status. Imunisasi Dasar pada Bayi Di Desa Rengasdengklok Selatan Kabupaten.

Maryunani A.(2020). Ilmu kesehatan anak dalam kebidanan. Jakarta: Trans Info Media.

Mulyani & Rinawati. (2018). Imunisasi Untuk Anak. Yogyakarta: Nuha Medika

Notoatmodjo, S. (2017). Ilmu Perilaku Kesehatan (2nd ed.). PT Rineke Cipta.

Notoatmodjo, S. (2022). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Nursalam. (2019). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis.In Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis (4th ed.).Jakarta. In Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pendekatan Praktis.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D, penerbit

Alfabeta,Bandung

Susilowati, Nani (2019). Faktor yang Mempengaruhi ibu dalam Kunjungan Imunisasi pada Masa Pandemi COVID-19 dalam Perspektif Health Belief Model (HBM). Vol.2 no.3.pp 82.

Soetjiningsih, & Ranuh, G. N. G. (2017). Tumbuh kembang anak (2nd ed.). EGC

Putri ,S, R (2016). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar pada Balita di Dukuh Pilangbangau Sepat Masaran Sragen Tahun 2016.

Profil Kesehatan Indonesia. 2023. Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI. Diakses 20 Januari 2025. https://www.kemkes.go.id/downloads/resources/download/pusdatin/profil-kesehatan-indonesia/Profil-Kesehatan-2021.pdf

Rahmawati, A, I. 2021. Faktor yang Mempengaruhi Kelengkapan Imunisasi Dasar di Kelurahan Krembangan Utara. Jurnal Berkala Epidemiologi, Volume 2 Nomor 1. Diakses 25 Januari 2025. https://media.neliti.com/media/publications/75142-ID-none.pd

Ranuh dkk. (2019). Pedoman Imunisasi di Indonesia. In Badan Penerbit Ikatan

Dokter Anak Indoneisa (6th ed.). Jakarta: IDAI.

Renuriza, (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan imunisasi dasar lengkap di Kelurahan Petukangan Utara tahun 2018.

Senewe, M. S., Rompas, S. & Lolong, J., 2017. Analisis Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Di Puskesmas Tongkaina Kecamatan Bunaken Kota Madya Manado.EJournal Keperawatan, Volume 5 No. 1

Tajmiati, A., Astuti, E. W., & Suryani, E. (2016). Konsep Kebidanan Dan Etikolegal Dalam Praktik Kebidanan. Jakarta: Pusdik Sdm Kesehatan

World Health Organization. GIVS : Global Immunization Vision and Strategy : An Introduction to The Global Immunization Vision and Strategy.

(World Health Organization, 2022)

Diterbitkan

2025-10-30

Cara Mengutip

Peran Tenaga Bidan Dalam Meningkatkan Cakupan Imunisasi Bayi di UPT Puskesmas Meskom Kabupaten Bengkalis. (2025). Jurnal Ilmu Kebidanan, 14(2), 173-182. https://doi.org/10.35328/kebidanan.v14i2.2985