Pemberian ASI Ekslusif pada ibu menyusui diwilayah kerja Puskemas Umban Sari Pekanbaru
Kata Kunci:
Kata kunci : ASI Eksklusif, Pengetahuan, Pendidikan, Dukungan Dari KeluargaAbstrak
ABSTRAK
Air Susu Ibu merupakan makanan eksklusif bagi bayi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Umban Sari Pekanbaru. Metode penelitian ini adalah Analitik Cros Sectional Study dengan menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini seluruh ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan berjumlah 121 orang, besar sampel dalam penelitian ini total samping berjumlah 121 ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan. Analisis data dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 58,7% ibu tidak memberikan ASI Eksklusif, variabel yang berhubungan dimana ibu berpendidikan rendah dengan nilai P value 0,000 lebih berisiko 0,246 kali (C.I 95%: 0,110-0,550) dibandingkan ibu yang memiliki pendidikan tinggi, Ibu yang berpengetahuan kurang dengan nilai P value 0.767 tidak berisiko 0,892 kali (CI: 95% POR= (0,418-1,904) memberikan makanan kepada bayi selain ASI dibandingkan ibu yang memiliki pengetahuan baik, Ibu yang tidak mendapat dukungan dari keluarga dengan nilai P value 0,100 dalam pemberian ASI Eksklusif lebih berisiko 1,843 kali (C.I 95%: 0,887-3,832) dibandingkan ibu yang mendapat dukungan dari peran keluarga. Saran yang diberikan berupa meningkatkan promosi atau penyuluhan kesehatan oleh tenaga kesehatan di Puskesmas tentang tatacara pemberian ASI dan keunggulan ASI perlu lebih ditingkatkan, saat ibu berkunjung ke pelayanan kesehatan ibu hamil/menyusui di temani oleh keluarga sehingga tenaga kesehatan bisa menjelaskan mengenai pentingnya ASI untuk bayi dan dampak kelemahan dari penggunaan pengganti air susu ibu seperti susu formula, air tajin, the dan lain-lain.










