EFEKTIVITAS AROMATERAPI UNTUK MENURUNKAN NYERI PERSALINAN DI BPM ROSITA KOTA PEKANBARU
Kata Kunci:
Nyeri persalinan, aromaterapiAbstrak
Nyeri merupakan pengalaman subyektif yang meliputi interaksi kompleks dari fisiologis, psikososial, budaya dan pengaruh lingkungan. Rasa nyeri saat melahirkan bersifat unik dan berbeda pada tiap individu serta dialami oleh hampir semua ibu bersalin. Salah satu metode nonfarmakologis untuk menurunkan nyeri adalah aromaterapi yang merupakan proses penyembuhan kuno menggunakan sari tumbuhan aromatik murni. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas aromaterapi untuk menurunkan nyeri pada persalinan kala satu di BPM Rosita Kecamatan Tampan Kota Pekanbaru yang dilakukan pada Februari – Agustus 2017 dengan menggunakan alat berupa diffuser dan aromaterapi lavender. Jenis penelitian ini adalah quasy experiment dengan rancangan one group pretest posttest without control. Jumlah sampel adalah 36 orang yang ditentukan dengan teknik accidental sampling. Uji statistik yang digunakan adalah Uji Wilcoxon dan diperoleh nilai p 0,014 (p < 0,05). Hasil uji statistik menunjukkan sebelum pemberian aromaterapi nilai mean adalah 5,19 dan mengalami penurunan setelah pemberian aromaterapi yaitu 4,44. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aromaterapi efektif terhadap penurunan nyeri persalinan pada kala I dengan perbedaan mean sebesar 0,75. Diharapkan untuk masa yang akan datang penggunaan aromaterapi lebih dikembangkan lagi dengan metode-metode baru untuk membantu penurunan nyeri yang dirasakan oleh ibu bersalin.










