ANALISIS PELAKSANAAN PELAYANAN ANC TERPADU DI PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU
implementation of ante natal care 10 standards and obstacles in their implementation
DOI:
https://doi.org/10.35328/kebidanan.v8i2.156Kata Kunci:
ante natal careAbstrak
Kesehatan ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan nasional. Pelayanan Ante Natal Care (ANC) terpadu dengan 10 standar dapat meningkatkan kesehatan ibu dan janin. Namun, beberapa tahun terakhir komplikasi kehamilan dan persalinan semakin meningkat yang seharusnya dapat diidentifikasi secara dini dengan ANC yang tepat.
Penelitian ini bertujuan untuk menggali pelaksanaan ANC 10 standar dan hambatan dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Penelitian dimulai dengan pengumpulan data kualitatif melalui focus group discussion (FGD) dan wawancara mendalam serta pengumpulan data kuantitatif melalui pengisian kuesioner pada bulan Oktober-November 2018 di wilayah kerja Puskesmas Tembilahan Hulu. Sampel penelitian ini adalah seluruh bidan puskesmas Tembilahan Hulu dan ibu hamil yang diambil secara acak sebanyak 138 orang.
Temuan penelitian ini diketahui 35 dari 138 (25,4%) ibu hamil mendapat pelayanan ANC 10 standar secara lengkap. Timbang BB dan ukur TB (86,23%), ukur tekanan darah (100%), nilai status gizi (88,41%), ukur TFU (85,51%), nilai presentasi janin (81,88%), srining T (81,16%), tablet Fe (71,01%), pemeriksaan labor (81,88%), tatalaksana kasus (82,61%), dan temu wicara (69,57%). Hambatan bidan adalah sarana dan prasarana tidak memadai serta lemahnya ketermpilan bidan dalam melaksanakan standar.
Perlunya monitoring dan evaluasi pemegang program KIA serta bimbingan dan pelatihan pelayanna ANC terpadu bagi seluruh bidan
Unduhan
Referensi
Azwar A (2008) 'Pengantar Administrasi Kesehatan Masyarakat', Semarang: Universitas Diponegoro
Dinkes Inhil (2017) ‘Profil Kesehatan Kabupatem Imdragiri Hilir tahun 2016’ Tembilahan: Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir
__________ (2018) ‘Profil Kesehatan Kabupatem Imdragiri Hilir tahun 2017’ Tembilahan: Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir
Kemenkes (2015) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 97 tahun 2014 tentang pelayanan kesehatan masa sebelum hamil, masa hamil, persalinan, dan masa sesudah melahirkan, penyelenggaraan pelayanan kontrasepsi, serta pelayanan kesehatan seksual’, Jakarta: Kemeterian Kesehatan Republik Indonesia
__________ (2016) ‘Rencana Strategis Program Direktorat Jenderal Bina Gizi dan KIA tahun 2015-2019’, Jakarta: Direktorat Bina Gizi dan KIA, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
__________ (2016) ‘Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 43 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minima, Bidang Kesehatan’
__________(2017) ‘ Rencana Kerja Tahunan (RKT) tahun 2017)’, Direktorat Kesehatan Keluarga: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
Sugiono (2008) ‘Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D’, Bandung: Alfabet
Satrianegara F, Saleha S (2009) ‘Organisasi dan Manajemen Pelayanan Kesehatan Serta Kebidanan’ Jakarta: Penerbit Salemba Medika
WHO (2016) ‘WHO Recommendation on Antenatal care for positive pregnancy experience’, WHO Recommendation on Antenatal care for positive pregnancy experience, p. 152. doi: ISBN 978 92 4 154991 2.